Breaking News:

Penanganan Corona

Penambahan Tempat Isolasi Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Terkendala Banyaknya Nakes Positif Covid

Sebanyak 80 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Gondo Suwarno Kabupaten Semarang positif Covid-19.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha meninjau warga isoman di Green Residence, Desa Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Sebanyak 80 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Gondo Suwarno Kabupaten Semarang positif Covid-19.

Kondisi ini membuat rencana penambahan ruang isolasi di rumah sakit tersebut terganggu.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, secara keseluruhan, ada 281 nakes di wilayah tersebut, positif Covid-19.

"Ini kami persiapan penambahan ruang perawatan sekaligus mencari tambahan tenaga kesehatan. SDM nanti tambah 20 orang," jelasnya, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Bupati Semarang Berterima Kasih, Angka Kasus Baru Covid-19 Mulai Menurun, Ini Buktinya

Baca juga: 25 RT di Kabupaten Semarang Dilockdwon, Bupati Minta Petugas Suplai Obat Warga yang Isoman

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, 9 RT di Kabupaten Semarang Di-lockdown

Baca juga: Setiap Hari, Jalan Menuju Alun-alun Kabupaten Semarang Ditutup Mulai Pukul 21.00 WIB

Ngesti mengungkapkan, saat ini, di RSU Gondo Suwarno, ada tujuh tempat tidur ICU.

"Nanti ditambah delapan, sehingga total 15. Empat diperuntukkan untuk ibu hamil risiko tinggi dan yang Covid-19 dialokasikan 11. Ruang isolasi saat ini ada 64 nanti ditambah 20 lagi," jelasnya.

Penambahan ini diperlukan karena ada antrean yang cukup banyak di IGD.

Kemarin, lanjutnya, ada antrean hingga 17 pasien sehingga perlu diantisipasi untuk perawatan lebih lanjut.

"Termasuk juga penambahan kebutuhan oksigen. Selama ini, dalam kondisi normal, per hari dipasok 2.100 meter kubik (m3) nanti kami upayakan hingga 3.000 m3. Kondisi saat ini hanya dikirim 1.500 sampai 1800 m3," kata Ngesti.

Sementara, di RSU Gunawan Mangunkusumo, kata Ngesti, dari lima ruang ICU akan ditambah dua ruang, ruang HCU ditambah lima tempat tidur dari saat ini 25, dan tempat tidur ruang isolasi dari 49 menjadi 78.

Baca juga: Tanda sedang Jalani Isoman, Warga Jeruk Agung Kebumen Pasang Bendera Merah Putih di Halaman

Baca juga: Stok Oksigen Hanya Cukup untuk Beberapa Jam, Rumah Sakit di Banyumas Memilih Saling Pinjam

Baca juga: Melonjak setelah Libur Lebaran, Petugas di Semarang Makamkan 5-10 Jenazah Pasien Covid Per Hari

Baca juga: Italia Dijagokan Jadi Juara Euro 2020 Dibandingkan Inggris, Ini Statistik Pertemuan Keduanya

"Untuk tenaga kesehatannya, dibutuhkan tambahan 50 orang tapi baru tersedia 15 orang. Sementara, pasokan oksigen yang semula 3.000 m3 akan ditingkatkan jadi 4.000 m3 per hari," paparnya.

Dikatakan Ngesti, untuk mengatasi persoalan kekurangan tenaga kesehatan, Pemerintah Kabupaten Semarang telah melakukan komunikasi dengan Universitas Ngudi Waluyo (UNW) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Semarang.

"Semoga, dalam waktu dekat ini, sudah ada jalan keluar dan ada tambahan tenaga kesehatan," Ngesti. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nakes Positif Covid-19, Penambahan Ruang Isolasi RS di Semarang Terhambat".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved