Penanganan Corona

25 RT di Kabupaten Semarang Dilockdwon, Bupati Minta Petugas Suplai Obat Warga yang Isoman

Sebanyak 25 rukun tetangga (RT) di Kabupaten Semarang berstatus zona merah penyebaran Covid-19 dan menerapkan lockdown.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha meninjau warga isoman di Green Residence, Desa Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Sebanyak 25 rukun tetangga (RT) di Kabupaten Semarang berstatus zona merah penyebaran Covid-19 dan menerapkan lockdown.

Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, kebijakan penutupan total berlaku di RT yang memiliki kasus Covid-19, minimal di lima rumah.

"Untuk RT yang lockdown itu minimal dilingkungan mereka ada lima rumah atau KK positif Covid-19. Ini sesuai aturan PPKM Darurat. Untuk sementara, di Kabupaten Semarang, ada 25 RT (yang melakukan lockdown)," terangnya, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Bupati Semarang: 25 RT Lagi Jalankan Lockdown, Layanan Kesehatan Juga Terhambat

Baca juga: Bupati Semarang Minta Perusahaan Ikut Sengkuyung, Bantu Warga Isoman Melalui Dana CSR

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, 9 RT di Kabupaten Semarang Di-lockdown

Ngesti mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialiasi, edukasi, dan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan terkait penerapan protokol kesehatan guna mencegah meluasnya wabah Covid-19.

Juga, terus melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal.

Selam PPKM Darurat ini, pihaknya juga melarang rumah makan menyediakan tempat bagi pembeli makan di tempat.

Sementara, terkait pelayanan kesehatan, pihaknya juga berupaya menambah tenaga kesehatan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Sejumlah kampus juga agar bisa menambah tenagaperawat, karena sampai hari ini, sudah ada 287 positif Covid-19," katanya.

Minggu (4/7/2021), Ngesti meninjau beberapa RT yang melakukan lockdown, di antaranya RT di Desa Delik, Kecamatan Tuntang; dan di Desa Pojoksari, Kecamatan Ambarawa.

Baca juga: Masuk Indonesia, WNA Wajib Kantongi Surat Vaksin Covid. Berlaku Mulai 6 Juli

Baca juga: Tim Gabungan Patroli di Tempat Wisata di Cilacap, Masih Ada Warga Tak Pakai Masker

Baca juga: Masih Dicari, Seorang Bocah Hilang di Sungai Tajum Banyumas saat Mandi Bersama 3 Temannya

Baca juga: KABAR DUKA: Menteri Penerangan Era Orde Baru Harmoko Tutup Usia

Dari pantauan tersebut, dia melihat, warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) dalam kondisi tak bergejala.

Satgas Jaga Tangga di dua lokasi itu juga berjalan semestinya, setiap rumah diberi tanda khusus isoman.

"Saya juga sudah perintahkan Puskesmas untuk melakukan pengecekan rutin, memastikan kondisi warga yang isoman, baik. Kebutuhan vitamin dan sebagainya agar dipenuhi," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved