Penanganan Corona

Bupati Semarang: 25 RT Lagi Jalankan Lockdown, Layanan Kesehatan Juga Terhambat

Upaya Pemkab Semarang untuk menambah jumlah nakes di tempat isolasi terpusat bukan persoalan yang mudah.

Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat ditemui di Ungaran, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Puluhan RT yang berstatus zona merah di Kabupaten Semarang saat ini sedang menerapkan lockdown.

Hingga Kamis (1/7/2021), total ada 25 RT berstatus zona merah di Kabupaten Semarang.

“Untuk RT zona oranye yang mendekati zona merah juga lockdown."

"Hal itu guna mengantisipasi penyebaran (corona) yang lebih luas,” kata Bupati Semarang, Ngesti Nugraha seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Contoh di Stasiun Semarang Tawang

Baca juga: Semua Akses Utama Menuju Simpanglima Semarang Ditutup 24 Jam

Baca juga: Buruan Cek Website BKPP Kota Semarang, Informasi Lengkap CPNS dan PPPK 2021

Baca juga: Bupati Semarang Minta Perusahaan Ikut Sengkuyung, Bantu Warga Isoman Melalui Dana CSR

Ngesti menambahkan, saat ini sebanyak ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Semarang terpapar Covid-19.

Kondisi ini menjadi kendala untuk pelayanan pasien yang menjalani isolasi dan perawatan.

“Saat ini, jumlah nakes yang telah terpapar Covid-19 sudah mencapai 274 orang."

"Padahal mereka merupakan ujung tombak bagi pelayanan penanganan Covid-19 di berbagai faskes,” tuturnya.

Dikatakan Ngesti, upaya Pemkab Semarang untuk menambah jumlah nakes di tempat isolasi terpusat bukan persoalan yang mudah.

"Kami akan menambah lagi kapasitas tempat isolasi terpusat di Gedung BPSDMD Jateng, di Srondol, Kota Semarang," jelasnya.

Namun, karena ada kendala di SDM nakes, penambahan 104 tempat tidur di gedung Sindoro 2 tersebut baru dipersiapkan.

"Agar situasi tidak semakin memburuk, tidak ada kata lain bagi warga Kabupaten Semarang untuk bersama-sama saling mendukung dan membantu pemerintah."

"Semua guna mensukseskan PPKM Darurat sebagai ikhtiar untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang," kata Ngesti.

Dia menegaskan, Pemkab Semarang bersama TNI dan Polri telah siap untuk melaksanakan PPKM Darurat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved