Breaking News:

Berita Cilacap

Tim Gabungan Patroli di Tempat Wisata di Cilacap, Masih Ada Warga Tak Pakai Masker

Polres Cilacap meningkatkan pengawasan tempat wisata selama PPKM Darurat, satu di antaranya di Teluk Penyu Cilacap.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Polres Cilacap
Seorang warga disanksi push up lantaran tak pakai masker saat melintas di sekitar Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Polres Cilacap meningkatkan pengawasan tempat wisata selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, satu di antaranya Teluk Penyu Cilacap.

Dalam pantauan Minggu (4/7/2021), petugas menemukan warga yang abai protokol kesehatan, di antaranya tak memakai masker.

Kapolres Cilacap AKBP Dr Leganek Mawardi memimpin langsung pengawasan tersebut.

Bersama Waka Polres Cilacap Suryo Wibowo dan anggota Forkompimcam Cilacap Selatan, mereka berkeliling dan memastikan objek wisata yang ada tutup.

Baca juga: Hoaks Sebut Cilacap Peringkat Pertama Kasus Covid-19 di Jateng, Berikut Faktanya

Baca juga: Timbulkan Kerumunan, Hajatan di Kesugihan Cilacap Dibubarkan. Pemilik Acara Dibawa ke Polsek

Baca juga: PT KAI Meminta Maaf, KA Nusa Tembini Relasi Cilacap-Yogyakarta Batal Diluncurkan, Berikut Alasannya

Baca juga: Dukung Pemerintah Atasi Covid, 300 Kontraktor di PT SBI Cilacap Disuntik Vaksin

Dalam kesempatan itu, mereka juga membagikan masker kepada warga yang melewati pintu masuk objek Wisata Teluk Penyu.

"Kami dapati empat warga sekitar yang melintas tidak memakai masker. Kepada mereka dilakukan tindakan pembinaan berupa push up dan diberikan masker," ucap Kapolres Cilacap dalam rilis yang diterima, Senin (5/7/2021).

Leganek mengatakan, selama PPKM Darurat diterapkan, 3-20 Juli 2021, objek wisata di Cilacap tutup, termasuk Teluk Penyu.

Dia pun mengiimbau masyarakat tidak mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada.

"Untuk penyekatan, kami laksanakan di pintu pintu masuk Kabupaten Cilacap, di antaranya Sampang Dayeuhluhur dan Patimuan," katanya.

Baca juga: Masih Dicari, Seorang Bocah Hilang di Sungai Tajum Banyumas saat Mandi Bersama 3 Temannya

Baca juga: KABAR DUKA: Menteri Penerangan Era Orde Baru Harmoko Tutup Usia

Baca juga: Jadwal Semifinal Euro 2020: Dibuka Big Match Italia vs Spanyol, Main Selasa Dini Hari WIB

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, 5 Juli 2021: Rp 984.000 Per Gram

Untuk malam hari, ia akan memfokuskan pengawasan di tempat-tempat berkumpulnya warga atau tempat keramaian, semisal alun-alun.

Kapolres berharap kerja sama semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Semoga, kita selamat dan dapat melewati wabah ini dengan selamat," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved