Breaking News:

Penanganan Corona

Hoaks Sebut Cilacap Peringkat Pertama Kasus Covid-19 di Jateng, Berikut Faktanya

Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo menyampaikan, tidak ada data yang menyebutkan Kabupaten Cilacap menjadi zona merah Covid-19 nomor 1 di Jawa Tengah.

Editor: deni setiawan
FACEBOOK IMAM FEBRY
Tangkapan layar unggahan Facebook yang sebut Cilacap zona merah Covid-10 nomor urut 1 di Jawa Tengah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Baru-baru ini tersebar informasi menyesatkan di beberapa media sosial (medsos).

Dalam informasi tersebut menyebutkan apabila saat ini Kabupaten Cilacap menjadi wilayah peringkat pertama kasus Covid-19 di Jawa Tengah.

Mendengar ada informasi tersebut, Pemkab Cilacap secepatnya mengklarifikasi dan meluruskannya.

Harapannya, masyarakat khususnya di Kabupaten Cilacap tidak termakan informasi bersifat hoaks tersebut.

Baca juga: Timbulkan Kerumunan, Hajatan di Kesugihan Cilacap Dibubarkan. Pemilik Acara Dibawa ke Polsek

Baca juga: PT KAI Meminta Maaf, KA Nusa Tembini Relasi Cilacap-Yogyakarta Batal Diluncurkan, Berikut Alasannya

Baca juga: Dukung Pemerintah Atasi Covid, 300 Kontraktor di PT SBI Cilacap Disuntik Vaksin

Baca juga: Gedung 2 MBS 1 Cilacap Mulai Dibangun, Bupati: Persiapkan Generasi Sukses

Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo menyampaikan, tidak ada data yang menyebutkan Kabupaten Cilacap menjadi zona merah Covid-19 nomor 1 di Jawa Tengah.

Narasi itu beredar sebuah akun Facebook bernama Imam Febry, dimana megunggah informasi di grup PMTI DISTRIK GBK BERSATU pada Kamis (1/7/2021).

Dalam unggahannya itu, dia menuliskan bahwa Kabupaten Cilacap kembali menjadi zona merah nomor urut pertama di Jawa Tengah.

Berikut ini narasi yang ia tuliskan:

"Siap-siap lapak dara (burung merpati) lock down langka (tidak ada) lomba dara Angka Covid yang terus melonjak membuat Cilacap kembali menjadi zona merah No urut (1) di Jawa Tengah."

"Untuk itu Pemerintah Kabupaten Cilacap mengeluarkan kebijakan lockdown terhadap wilayah setingkat RT yang masuk zona merah. ..."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved