Breaking News:

Penanganan Corona

Setiap Hari, Jalan Menuju Alun-alun Kabupaten Semarang Ditutup Mulai Pukul 21.00 WIB

Dalam rangka membatasi mobilitas warga untuk mencegah penularan Covid-19, Satlantas Polres Semarang menutup sejumlah ruas jalan, mulai Senin malam.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Rendi Johan Prasetyo saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dalam rangka membatasi mobilitas warga untuk mencegah penularan Covid-19, Satlantas Polres Semarang menutup sejumlah ruas jalan, mulai Senin (21/6/2021) malam.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Rendi Johan Prasetyo mengatakan, lewat kebijakan ini diharapkan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang berpotensi terjadi kerumunan, berkurang.

"Penutupan sendiri mulai pukul 21.00-04.00 WIB, meliputi tiga jalan menuju Alun-alun Kalirejo Ungaran Barat, Jalan Ahmad Yani (Jl Asmara), dan jalan menuju Alun-alun lama Ungaran. Aktivitas jalan yang kami tutup, baik masuk maupun keluar," terangnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin.

Baca juga: Tiga Tempat Isolasi di Kabupaten Semarang Penuh, 130 Warga Positif Covid Dikirim ke BPSDMD Jateng

Baca juga: Cek Vaksinasi Covid Massal, Bupati Semarang: Ayo, Bapak Ibu, Masker Harus Menutup Mulut dan Hidung

Baca juga: Warga Kabupaten Semarang Dapat Vaksinasi Covid Gratis di GOR Pandanaran Wuji, Tersedia 3.500 Dosis

Baca juga: Naik Signifikan di Kabupaten Semarang, Tiga Tempat Isolasi Khusus Pasien Covid-19 Mulai Disiapkan

Menurut AKP Rendi, penutupan jalan dilakukan karena kenaikan kasus harian Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Ia menambahkan, dari hasil rapat bersama, sejumlah titik yang dinilai kerap menjadi lokasi berkumpulnya banyak orang, akan dilakukan pembatasan secara bertahap.

"Kami tidak menutup total atau melarang. Tetapi, aktivitas dibatasi sampai pukul 21.00 WIB. Kami imbau warga yang berjualan, hiburan, atau kegiatan lain, agar mengindahkan larangan ini," katanya.

Rendi mengatakan, jika dalam waktu beberapa hari ke depan, tren kasus Covid-19 mengalami penurunan, kebijakan tersebut akan diberhentikan. Sehingga, aturan ini diharapkan tidak membebani masyarakat.

Terkait penutupan sejumlah ruas jalan ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui dinas terkait, pengeras suara ATCS, radio milik Kominfo, dan mitra.

"Kami juga akan melakukan sosialisasi keliling. Kami harap, masyarakat tahu, kami tidak melarang tetapi dilakukan pembatasan sesuai perintah Bupati Semarang Ngesti Nugraha," ujarnya.

Nantinya, jika ada warga yang kedapatan melanggar jam malam, pihaknya tidak akan memberi sanksi. Namun, petugas akan mengedukasi melalui Satpol PP. (*)

Baca juga: Warga Antusias Ikut Vaksinasi Covid Massal Polres Purbalingga, Bupati: Semoga Masyarakat Makin Sehat

Baca juga: Truk Pengangkut Beras Tabrak 2 Mobil dan 1 Motor, Alami Rem Blong di Turunan Parakan-Kertek Wonosobo

Baca juga: Sejumlah ASN Positif Covid, Pemkot Salatiga Terapkah WHF. Sekda: Kepala Dinas Tetap Ngantor

Baca juga: Sebulan, Angka Kematian Akibat Covid di Kudus Tembus 440 Kasus. Dinkes: Mayoritas Belum Divaksin

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved