Penanganan Corona
Naik Signifikan di Kabupaten Semarang, Tiga Tempat Isolasi Khusus Pasien Covid-19 Mulai Disiapkan
Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, saat ini pasien yang menjalani perawatan tercatat ada 150 orang.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang menambah tiga tempat isolasi khusus pasien virus corona (Covid-19).
Kebijakan itu diambil menyusul naiknya kasus Covid-19 yang telah mencapai 1.035 orang.
Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, pasien yang menjalani perawatan tercatat ada 150 orang.
Kemudian, isolasi mandiri sejumlah 885 orang.
Baca juga: 500 Warga Binaan Lapas Kedungpane Semarang Dikarantina, Imbas 2 Petugas Lapas Positif Covid
Baca juga: Teror Lempar Batu Makin Marak di Kabupaten Semarang, Polisi Duga Pelaku Sudah Terorganisir
Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Semarang Positif Covid, Curiga saat Rasakan Tenggorokan Kering
Baca juga: Hanya Sepekan, 14 Pasien Covid-19 di Kabupaten Semarang Meninggal
"Kami cermati kenaikan kasusnya sangat signifikan."
"Karena itu, kami menambah tiga tempat isolasi khusus pasien Covid-19."
"Yakni di BPSDMD Jateng, LPMP Ungaran, dan P2PNI," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (16/6/2021).
Menurut Ngesti, kenaikan kasus virus corona dalam kurun waktu tiga hari terakhir masih terus berlangsung dari 80 kasus perhari sampai di atas 100.
Dia menambahkan, kondisi beberapa rumah singgah atau isolasi khusus rata-rata telah terisi penuh.
Pemkab Semarang, lanjutnya, terus bekerja keras menyediakan tempat isolasi pasien Covid-19.
"Alhamdulillah hasil berkomunikasi dengan Pemprov Jateng, kantor BPSDMD di Srondol Semarang bisa kami pinjam."
"Di sana ketersediaan tempat tidur ada 146 dari total kapasitas 192."
"Lalu, Gedung P2PNFI di Ungaran ada 50 tempat tidur, dan Gedung LPMP terdapat 204 tempat tidur," katanya.
Ngesti mengungkapkan, pada beberapa lokasi tersebut sekarang ini sedang disiapkan tenaga kesehatan, tenaga kebersihan, Satpol, TNI-Polri, termasuk sopir.
Dia mentargetkan pada minggu ini tiga tempat isolasi itu dapat digunakan menampung warga positif Covid-19.