Breaking News:

Penanganan Corona

500 Warga Binaan Lapas Kedungpane Semarang Dikarantina, Imbas 2 Petugas Lapas Positif Covid

Sekitar 500 narapidana penghuni 44 kamar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang atau Lapas Kedungpane menjalani karantina.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sekitar 500 narapidana penghuni 44 kamar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang atau Lapas Kedungpane diharuskan isolasi mandiri di dalam kamar Lapas.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah Syafar Pudji Rochman mengatakan, karantina tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di dalam Lapas Kedungpane Semarang.

"Isolasi mandiri itu bukan karena para narapidana kena Covid-19 tapi sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di dalam lapas karena ada petugas yang reaktif," kata Syafar, Rabu (16/6/2021).

Dikatakannya, ada dua petugas lapas terpapar virus Covid-19. Keduanya, saat ini, sudah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Baca juga: Jenguk Napi Lapas Kedungpane Semarang Wajib Akses Website Ini, Berlakukan Antrean Kunjungan Online

Baca juga: Pria Ini Mondar-mandir di Depan Lapas Kedungpane, Lempar Barang yang Ternyata Sabu

Baca juga: Penataan Pedagang Pasar Johar Semarang Mulai Juli 2021

Baca juga: Lewat Aplikasi Apik Kerjaku, Warga Kota Semarang Kini Lebih Mudah Cari Kerja

Sedangkan narapidana di 44 kamar yang menjalani karantina merupakan narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang sempat berhubungan dengan kedua petugas tersebut.

"Isolasi mandiri di kamar itu untuk memutus mata rantai. Kalau untuk narapidananya sendiri, sampai sekarang, belum ada yang reaktif," jelasnya.

Dua petugas lapas yang reaktif Covid-19 bertugas di bengkel kerja di dalam lapas.

Sedangkan 44 kamar yang diharuskan melakukan isolasi mandiri merupakan kamar narapidana yang menjalani aktivitas di bengkel kerja.

"Rencananya, mereka akan menjalani rapid tes untuk memastikan apakah ada yang terpapar atau tidak. Namun, masih dikoordinasikan dengan Puskesmas Ngaliyan untuk pelaksanaan rapidnya," ujar dia.

Baca juga: Pasokan Kini Aman, Warga Winong Banjarnegara Manfaatkan Kincir untuk Salurkan Air Bersih ke Rumah

Baca juga: Angkutan Air Sungai Serayu Diuji Coba 20 Juni 2021, Dishub Banyumas Libatkan Perahu Warga

Baca juga: Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Jateng Pertanyakan Keberadaan Ganjar, Absen Rapat Paripurna Soal APBD

Baca juga: Selamat, Penyuluh KB dari Purbalingga Ini Raih Juara Satu Nasional Lomba Penyuluh KB PNS oleh BKKBN

Sebelumnya, beredar surat pemberitahuan kepada petugas keamanan dan para narapidana penghuni 44 kamar Lapas Kedungpane untuk melakukan isolasi mandiri sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penularan Covid-19 di Lapas Kelas I Semarang itu.

44 kamar tersebut meliputi blok Bima 3 kamar, Citrawirya 5 kamar, Drupada 6 kamar, Ekalawya 13 kamar, Fatruk 10 kamar, Gatotkaca 5 kamar, dan Janaka 2 kamar.

Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa isolasi mandiri dilakukan di kamar masing-masing sampai batas waktu yang belum ditentukan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved