Breaking News:

Teror Virus Corona

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Positif Covid, Curiga saat Rasakan Tenggorokan Kering

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening dinyatakan positif Covid-19, Rabu (16/6/2021).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening dinyatakan positif Covid-19, Rabu (16/6/2021).

Bondan mengatakan, dirinya dinyatakan terpapar virus SARS-CoV-2 setelah melakukan tes PCR secara mandiri bersama anak dan istri.

"Tetapi, hasilnya cuma saya yang positif. Saya tidak tahu tertular darimana, mohon doanya. Untuk semua handai tolan yang beberapa hari ini kontak dengan saya, mohon memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan terdekat," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Rabu.

Baca juga: Teror Lempar Batu Makin Marak di Kabupaten Semarang, Polisi Duga Pelaku Sudah Terorganisir

Baca juga: Hanya Sepekan, 14 Pasien Covid-19 di Kabupaten Semarang Meninggal

Baca juga: Berstatus Zona Merah Covid-19, Pemkab Semarang Hendak Sewa Hotel, Antisipasi Kurangnya Ruang Isolasi

Baca juga: Bertambah 29 Kasus dalam Satu Hari, Kabupaten Semarang Kini Berstatus Zona Merah Penularan Covid-19

Bondan mengatakan, saat ini, dia tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

Meski dinyatakan positif Covid-19, secara fisik, kondisinya baik.

Hanya, dua hari terakhir, dia merasakan gejala yang mengarah ke paparan Covid-19. Itu sebabnya, dia berinisiatif melakukan tes rapid antigen.

Saat itu, hasil tes tersebut negatif.

"Lalu, mulai ada gejala lain berupa tenggorakan terasa kering. Ya saya feeling saja. Kemudian periksa ke dokter minta swab dan hasilnya positif," jelas Bondan.

Bondang mengatakan, sebagai legislator, dirinya kerap bertemu konstituen dan banyak orang lain. Bahkan, dalam sehari, dia bisa bertemu puluhan orang berbeda.

Politisi PDIP itu pun kemudian berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada.

Baca juga: Banyumas Larang Hajatan: Ijab Kabul dan Pemberkatan Nikah Hanya Boleh di KUA serta Catatan Sipil

Baca juga: PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini, Layani Rute Cilacap-Yogyakarta PP Setiap Akhir Pekan

Baca juga: Namanya Masuk Bursa Capres Eksternal di PKS, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo

Baca juga: Hasil DNA Keluar, Pria di RSJ di Aceh Bukan Abrip Asep yang Jadi Korban Tsunami 2004

Karena, penularan Covid-19 sangat cepat dan terbukti berbahaya lantaran tak kasat mata.

"Maka, saya mohon, warga jangan meremehkan Covid-19. Kesehatan adalah yang utama. Tolong patuhi instruksi mendagri, gubernur, dan bupati. Jika diambil langkah-langkah pembatasan agar diterima demi kesehatan kita semua," pesanya.

Bondan menyatakan, selama dirinya melakukan isolasi mandiri, seluruh agenda kerja DPRD Kabupaten Semarang dipastikan tidak terhambat.

Beberapa hal, kata dia, telah dibahas bersama wakil ketua DPRD sehingga fungsi legislasi tetap berjalan normal. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved