Breaking News:

Berita Politik

Namanya Masuk Bursa Capres Eksternal di PKS, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam jajaran figur eksternal yang berpeluang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilpres 2024.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Pasar Wage Purwokerto, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam jajaran figur eksternal yang berpeluang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilpres 2024.

Selain Ganjar, nama lain yang masuk bursa calon dari PKS di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yuyodhoyono (AHY).

Terkait hal tersebut, Ganjar enggan menanggapi. Saat ditemui di peletakan batu pertama pembangunan objek wisata Jateng Valley di hutan Penggaron Kabupaten Semarang, Rabu (16/6/2021), Ganjar mengatakan, dirinya tengah fokus menyelesaikan permasalahan dan penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Tengah.

"Saya tak ngurus Covid saja dulu ya," jawabnya singkat.

Baca juga: Ganjar Tak Diundang Acara PDIP Jateng yang Dihadiri Puan, Bambang Pacul: Terlalu Ambisius Nyapres

Baca juga: PKS Targetkan Suara 20 Persen di Pemilu 2024, Mesin Politik Mulai Akar Rumput Siap Digerakkan

Baca juga: Gerindra dan PDIP Jateng Bertemu di Tengah Kabar Prabowo-Puan Maju di Pilpres 2024, Ini yang Dibahas

Baca juga: Puan Singgung Kader PDIP Harus Berjuang secara Nyata, Bukan Hanya di Medsos. Sindir Ganjar?

Menurut Ganjar, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama setahun lebih ditambah munculnya varian baru B117 dan Delta, di Jawa Tengah, perlu ditangani secara serius dan fokus.

Itu sebabnya, dia turus mengajak masyarakat bersama-sama menyukseskan program Jateng di rumah saja selama lima hari.

Dia juga berharap, tokoh agama dan masyarakat senantiasa menjaga serta turut serta berinisiatif menurunkan kasus Covid-19.

"Jadi, sebaliknya, lebih banyak di rumah. Maka, kita harapkan semua bekerjasama menyelamatkan diri dan taat memakai masker, kurangi mobilitas, dan menjaga jarak," katanya.

Sebelumnya, Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi menyatakan PKS tidak menutup peluang mengusung politikus nonkader dalam Pilpres 2024 mendatang.

"PKS tetap membuka kemungkinan calon dari eksternal. Beberapa nama figur eksternal memang muncul. Selain Anies Baswedan, juga Ganjar dan AHY," ujarnya

Nabil menyampaikan, PKS bersedia mengusung capres nonkader dengan tiga pertimbangan. Pertama, koalisi partai pengusung memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Baca juga: Hasil DNA Keluar, Pria di RSJ di Aceh Bukan Abrip Asep yang Jadi Korban Tsunami 2004

Baca juga: Pemerintah Bisa Pakai Vaksin Covid Jenis Sama dengan Program Vaksinasi Gotong Royong, Ini Syaratnya

Baca juga: Vaksinasi Pedagang Pasar di Kebumen Dimulai, Tersedia 1000 Vaksin untuk Setiap Pasar

Baca juga: Bertambah 2009 Kasus, Okupansi RS Rujukan Covid-19 di 17 Kabupaten/Kota di Jateng Tinggal 30 Persen

Kedua, tingkat keterpilihan capres-cawapres. Selain itu, PKS mensyaratkan kesepakatan antarpartai pengusung calon.

"Kami masih membuka pintu untuk dialog dengan tokoh mana pun. PKS belum menutup pintu bagi tokoh yang ingin didukung di Pilpres 2024," jelasnya.

Sementara, PDIP sempat mempersilakan Ganjar bergabung partai lain jika hendak mencalonkan diri sebagai presiden di 2024.

Pernyataan itu merespons hasil survei SMRC yang menyebut Ganjar berpotensi menang meski tak mencalonkan diri dari PDIP. Juga, buntut sikap DPD PDIP Jateng yang menganggap Ganjar terlalu berambisi nyapres di tengah sikap PDIP yang belum menentukan calon. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved