Breaking News:

Penanganan Corona

Berstatus Zona Merah Covid-19, Pemkab Semarang Hendak Sewa Hotel, Antisipasi Kurangnya Ruang Isolasi

Pemkab Semarang tengah berupaya mencari tambahan tempat isolasi terpusat, khususnya aset milik provinsi yang ada di Kabupaten Semarang.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang bersiap menambah ruang isolasi khusus pasien Covid-19 seiring terjadinya lonjakan kasus warga positif virus corona dalam sepekan terakhir.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, telah menyiapkan rencana untuk menggunakan bangunan milik Pemprov Jateng, disamping menyewa hotel guna mengantisipasi lonjakan jumlah warga yang harus menjalani isolasi mandiri secara terpusat.

Baca juga: Lewat Aplikasi Apik Kerjaku, Warga Kota Semarang Kini Lebih Mudah Cari Kerja

Baca juga: Seorang Pengunjung Simpang Lima Semarang Positif Covid, Satpol PP: Ada Lima, Kami Tutup Sementara

Baca juga: Tawuran Geng Pemuda asal Kendal dan Semarang di Flyover Pelabuhan Tanjung Emas, 6 Orang Terluka

Baca juga: Seorang Pengunjung Simpang Lima Semarang Positif Covid, Satpol PP: Ada Lima, Kami Tutup Sementara

"Selain itu kami secara masif juga akan terus menyampaikan pentingnya protokol kesehatan dan imbauan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (14/6/2021). 

Ngesti berharap seiring naiknya status zona merah Covid-19, masyarakat Kabupaten Semarang agar mematuhi Instruksi Bupati (Inbup) Semarang Nomor 14 Tahun 2021.

Dia menambahkan, penyemprotan disinfektan pada area publik ke depan juga akan digencarkan, terlebih ada klaster kantor di Kabupaten Semarang

"Untuk penyemprotan disinfektan di lingkungan permukiman warga dikerjakan satgas di desa/kelurahan dibantu sukarelawan lintas komunitas,” katanya.

Bupati Kabupaten Semarang menyatakan, ketersediaan kamar pada tiga rumah singgah terpusat yakni Bapelkes Suwakul, Hotel Garuda Kopeng, dan Rusunawa Pringapus dari total 144 tempat tidur, kondisinya sudah terisi 102 tempat tidur.

Pihaknya tengah berupaya mencari tambahan tempat khususnya aset milik provinsi yang ada di Kabupaten Semarang.

Kemudian mengantisipasi kekurangan dengan menyewa hotel.

"Kami masih persiapan, termasuk bagaimana merumuskan sejumlah keringanan bagi masyarakat yang terdampak langsung maupun tidak dari pandemi Covid-19," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved