Breaking News:

Penanganan Corona

Cek Vaksinasi Covid Massal, Bupati Semarang: Ayo, Bapak Ibu, Masker Harus Menutup Mulut dan Hidung

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gratis di GOR Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Minggu (20/6/2021) disambut antusias warga.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha (batik merah) berdialog dengan warga saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di GOR Pandanaran Wujil, Minggu (20/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gratis di GOR Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Minggu (20/6/2021) disambut antusias warga.

Namun, beberapa warga yang tengah menunggu giliran divaksin, terlihat tak tepat memakai masker.

Masker yang seharusnya menutupi hidung dan mulut hanya digantungkan di dagu.

Melihat kondisi ini, Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang tengah meninjau pelaksanaan vaksinasi, menegur mereka.

"Ayo itu, bapak-ibu yang pakai masker di dagu, dibenarkan dulu. Masker harus menutup mulut dan hidung. Kita harus disiplin protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19," tegur Ngesti saat meninjau vaksinasi di GOR Pandanaran Wujil Kabupaten Semarang, Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Warga Kabupaten Semarang Dapat Vaksinasi Covid Gratis di GOR Pandanaran Wuji, Tersedia 3.500 Dosis

Baca juga: Porang Potensi Ekspor, Bupati Semarang Sebut Setahun Petani Bisa Hasilkan Seribu Ton

Baca juga: Hanya Sepekan, 14 Pasien Covid-19 di Kabupaten Semarang Meninggal

Baca juga: Teror Lempar Batu Makin Marak di Kabupaten Semarang, Polisi Duga Pelaku Sudah Terorganisir

Ngesti mengatakan, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang saat ini terus meningkat. Sehingga, diperlukan kesadaran dan kedisiplinan agar penyebarannya dapat dikendalikan.

Sementara, Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan, vaksinasi massal diselenggarakan di dua tempat, yakni GOR Pandanaran dan Tengaran.

"Kami atur per kecamatan, per gelombang, dan per jam agar tidak timbul kerumunan. Vaksinasi massal diselenggarakan 20-26 Juni 2021," ungkapnya.

Menurut Ari, target vaksinasi massal kali ini sebanyak 3.500 dosis.

"Sasarannya lansia, pelayan publik, dan pendidik untuk persiapan jika nanti diselanggarakan pembelajaran tatap muka," paparnya.

Ari mengatakan, masyarakat yang akan mendapatkan vaksinasi massal melakukan pendaftaran melalui Bhabinkamtibas atau Babinsa yang selanjutkan akan dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan puskesmas sesuai kewilayahan.

Baca juga: Warga Antusias saat Uji Coba Angkutan Serayu, Pemkab Banyumas Bakal Tambah Halte Sungai

Baca juga: Gerakan Sepekan di Rumah Saja Efektif Turunkan Angka Covid, Bupati Kudus Minta Warga Lanjutkan

Baca juga: Bukit Manggala Cilongok Banyumas, Tawarkan Panorama Padang Rumput Layaknya di New Zealand

Baca juga: Pemkab Purbalingga Perketat PPKM Mikro, Tempat Wisata Harus Tutup 21 Juni-5 Juli 2021

Peserta vaksinasi massal asal Desa Pabelan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang Widayati, mengaku senang dengan program ini.

"Prosesnya cepat dan mudah, saya merasa aman dengan adanya vaksinasi ini. Tapi, yang penting tetap pakai masker dan tidak bergerombol," paparnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peserta Vaksinasi Massal Tak Gunakan Masker dengan Benar, Ini yang Dilakukan Bupati Semarang".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved