Breaking News:

Berita Purbalingga

Pemkab Serahkan Raperda RPJMD ke DPRD, Ini Arah Pembangunan Purbalingga 5 Tahun ke Depan

Pemkab Purbalingga serahkan Raperda RPJMD Kabupaten Purbalingga 2021-2026 kepada DPRD, Senin (5/7/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Wakil Bupati Purbalingga H Sudono dalam Rapat Paripurna DPRD saat penyerahan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Purbalingga 2021-2026, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga menyerahkan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Purbalingga 2021-2026 kepada DPRD untuk dibahas dan dijadikan peraturan daerah (perda), Senin (5/7/2021).

Dalam rapat di gedung DPRD itu, pemkab juga menyerahkan dua raperda lain, yakni Raperda Perubahan Kedua tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Purbalingga.

Kemudian, Raperda Perubahan tentang Perusahaan Umum Daerah Pusat Pengolahan Hasil Pertanian Utama (Puspahastama) Kabupaten Purbalingga.

Penyerahan ini ditandai penyerahan dokumen yang dilaksanakan Wakil Bupati Purbalingga H Sudono kepada Wakil Ketua DPRD H Aman Waliyudin.

Baca juga: Klaster Hajatan di Desa Brecek Purbalingga Meluas, PPKM Mikro Wilayah Diperpanjang

Baca juga: Bupati Purbalingga Ancam Tak Cairkan ADD bagi Desa yang Tak Alokasi Dana untuk Penanganan Covid

Baca juga: Harapan Besar Bupati Purbalingga: PPKM Darurat Jangan Sampai Sia-sia

Wakil Bupati Purbalingga H Sudono menjelaskan, raperda RPJMD 2021-2026 disusun untuk kmembuat pertumbuhan perekonomian Kabupaten Purbalingga semakin baik.

"Kami meyakini, dalam lima tahun ke depan, Purbalingga memiliki momentum yang baik untuk meraih pertumbuhan perekonomian yang baik," katanya dalam rilis yang diterima, Selasa (6/7/2021).

"Antara lain, dengan semakin terbukanya akses wilayah dengan beroperasinya Bandara JB Soedirman, yang tentu saja harus diiringi pilihan yang tepat dalam pengambilan kebijakan dan prioritas pembangunan," imbuhnya.

Ia menjelaskan, pada sektor ekonomi, telah terjadi penurunan kualitas perekonomian nasional maupun regional.

Perlu disyukuri bahwa perekonomian Purbalingga mampu bertahan cukup baik yang tumbuh minus 1,23 persen.

"Hal ini lebih baik apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang turun mencapai minus 2,07 persen dan provinsi jawa tengah yang turun mencapai minus 2,53 persen," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved