Breaking News:

Penanganan Corona

Atasi Krisis Oksigen di Rumah Sakit, Pemerintah Berencana Impor Tabung untuk Stok

Pemerintah berencana mengimpor tabung gas oksigen untuk stok di rumah sakit.

Editor: rika irawati
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Lonjakan kebutuhan oksigen di rumah sakit membuat stok oksigen untuk medis menipis. Bahkan, sejumlah rumah sakit kehabisan dan kesulitan mendapat stok baru.

Terkait hal ini, pemerintah berencana mengimpor tabung gas oksigen untuk stok di rumah sakit.

"Kami juga dengan Menteri Perindustrian sudah berkoordinasi untuk melakukan impor tabung yang 6 meter kubik dan 1 meter kubik untuk memenuhi ruang-ruang darurat tambahan yang ada di rumah sakit," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Pasokan Oksigen Terbatas, Pemkot Salatiga Izinkan RSUD Cari Mandiri Selain dari Pemasok

Baca juga: Pemprov Bentuk Satgas Oksigen Jateng, Gubernur Ganjar: Tadi Malam Rebutan Lagi

Baca juga: Temanggung Krisis Oksigen, Tetty Sebut Rumah Sakit Belum Berani Tambah Ruang Isolasi

Baca juga: Di Jaten Karanganyar, Agen Isi Ulang Tabung Oksigen Makin Kewalahan Layani Permintaan Konsumen

Budi menuturkan, kebutuhan tabung oksigen meningkat lantaran tambahan kamar darurat di rumah sakit tidak menggunakan oksigen yang bersifat liquid atau cair.

Oleh sebab itu, tabung oksigen diperlukan untuk memudahkan proses distribusi oksigen ke rumah sakit.

"Kami juga melihat ada sedikit isu di distribusi yang tadinya kami kirim truk besar langsung masukkan ke tangki besar liquid untuk didistribusikan dengan jaringan oksigen, sekarang harus dilakukan dalam bentuk tabung," ujar Budi.

Di samping itu, Budi juga menyebut, 90 persen produksi oksigen akan dikonversikan untuk keperluan medis di tengah kelangkaan oksigen menyusul lonjakan kasus Covid-19.

Budi mengatakan, selama ini, hanya ada 25 persen produksi oksigen nasional yang dialokasikan untuk keperluan medis, sisanya digunakan untuk keperluan industri.

"Kami sudah koordinasi dengan Menteri Perindustrian agar konversi oksigen dari industri ke medis diberikan sampai 90 persen. Jadi, sekitar 575.000 ton per tahun produksi oksigen dalam negeri akan dialokasikan untuk medis," kata Budi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Akan Impor Tabung Oksigen untuk Isi Ruang Darurat Tambahan".

Baca juga: Kapolda Jateng Janji Tindak Tegas Penimbun Obat dan Oksigen di Tengah Pandemi Covid

Baca juga: Semifinal EURO 2020: Italia Harus Waspadai Permainan Lamban Spanyol, Rabu Dini Hari Nanti

Baca juga: BPBD Kota Semarang Sediakan Klorin Gratis bagi Warga untuk Penyemprotan Disinfekntan Mandiri

Baca juga: Bawa 516 Botol Ciu, Pengendara Mobil Berplat AB Diamankan Petugas di Exit Tol Kaliwungu Kendal

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved