Breaking News:

PPKM Darurat Jateng

Ini Aturan Lengkap PPKM Darurat di Kota Semarang, Berlaku Mulai Besok Sabtu 3 Juli 2021

PPKM Darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021 itu, menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 5 Tahun 2021.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan keterangan pers mengenai PPKM Darurat di kantornya, Jumat (2/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang siap melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai Sabtu (3/7/2021).

PPKM yang berlangsung hingga 20 Juli 2021 itu, menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 5 Tahun 2021.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, dalam Imendagri 2021, ibu kota Jawa Tengah ini masuk wilayah level 4.

Artinya, masuk dalam wilayah zona merah berkategori bahaya.

Baca juga: Petugas Pemulasara Jenazah RSUP Kariadi Semarang Kewalahan, Sehari Bisa Rawat 25 Jenazah Covid

Baca juga: Ganjar Ajak Gus Miftah Gowes Masuk Pasar dan Kampung di Semarang, Edukasikan Protokol Kesehatan

Baca juga: Virus Covid-19 Menginfeksi ODGJ di Kota Semarang, 47 Orang Dirawat di RSJD Amino Gondohutomo

Baca juga: Rozi Dapat Narkoba dari Napi di Lapas Kedungpane Semarang, Hendak Antar Pesanan ke Kaliwungu Kendal

Dengan demikian, perlu ada hal-hal yang harus diubah guna menindaklanjuti Imendagri.

Pertama, work from home (WFH) atau bekerja dari rumah berlaku untuk seluruh kantor, baik pemerintah maupun swasta.

Perkantoran non esensial harus menerapkan WFH 100 persen.

Sedangkan perkantoran esensial WFH 50 persen.

Kantor yang masuk kategori kritikal, semisal kesehatan dan keamanan, dimungkinkan bekerja dari kantor 100 persen.

Kedua, seluruh pusat perbelanjaan tutup.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved