Breaking News:

Berita Purbalingga

Warga Rembang Purbalingga Tiba-tiba Ambruk saat Beli Pulsa. Saat Dicek, Sudah Meninggal

Beni Jayanto (48), warga Desa Makam, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, ditemukan meninggal di kios pulsa di Desa Losari, Rabu sore.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Beni Jayanto (48), warga Desa Makam, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, ditemukan meninggal di kios pulsa di Desa Losari, Rabu (30/6/2021) sore.

Kapolsek Rembang AKP Sunarto mengatakan, Beni ditemukan meninggal sekitar pukul 16.30 WIB. Sebelum kejadian, Beni sedang membeli pulsa.

"Saat hendak membayar, korban tiba-tiba pingsan dan terjatuh. Warga kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Rembang," kata kapolsek dalam rilis yang diterima, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: 56 Warganya Positif Covid, Permukiman di Desa Brecek Purbalingga Disemprot Disinfektan

Baca juga: Pura-pura Pinjam untuk Ambil Barang, Pria Kembaran Banyumas Ini Gondol Motor Warga Purbalingga

Baca juga: 18 Korban Tanah Gerak di Purbalingga Terima Bantuan dari Gubernur, Masing-masing Terima Rp 10 Juta

Baca juga: PPKM Mikro di Purbalingga Diperpanjang hingga 5 Juli, Alun-alun Ditutup setiap Sabtu Minggu

Anggota Polsek Rembang yang datang kemudian memeriksa jenazah bersama petugas medis dari puskesmas.

"Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Rembang," kata kapolsek.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar jenazah, tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Diduga, korban meninggal dunia akibat serangan jantung.

Hal itu dikuatkan dengan keterangan dari pihak keluarga korban.

"Menurut keluarga, korban menderita sakit jantung dan beberapa pekan sebelumnya, sempat opname di rumah sakit," jelas kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah Beni diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Penyerahan dilakukan pihak kepolisian kepada perwakilan keluarga Beni. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Tak Dapat Vaksinasi Covid, Mahasiswa UKSW asal Mesir Komplain ke Wali Kota Salatiga

Baca juga: PPKM Darurat Diterapkan 3-20 Juli, Ini Aturan Lengkap terkait Pembatasan Kegiatan

Baca juga: Pemkab Kudus Izinkan Pedagang di Tempat Wisata Berjualan, Bupati: Hanya Layani Wisatawan Lokal

Baca juga: Petugas Pemulasara Jenazah RSUP Kariadi Semarang Kewalahan, Sehari Bisa Rawat 25 Jenazah Covid

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved