Berita Banyumas Hari Ini

Puskesmas Baturraden 2 Akhirnya Mulai Dibangun, Dinkes Banyumas: Proyek Ini Tertunda Sejak 2018

Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, pembangunan Puskesmas Baturraden 2, tertunda sebanyak dua kali karena banyak sebab.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Baturraden 2, Kamis (17/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Setelah tertunda dua kali, pembangunan Puskesmas Baturraden 2 akhirnya dimulai Kami (17/6/2021) di Kompleks Mandala Wisata Karangtengah, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas

Peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas tersebut dilakukan secara bergantian oleh Bupati Banyumas Achmad Husein.

Lalu Ketua DPRD dr Budhi Setiawan, Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono, Kepala Dinkes Sadiyanto, dan Camat Baturraden Budi Nugroho.

Baca juga: Kuwemas Siap Bantu Pemkab Banyumas, Sosialisasikan SOP Hajatan Hingga Tingkat Desa

Baca juga: Banyumas Larang Hajatan: Ijab Kabul dan Pemberkatan Nikah Hanya Boleh di KUA serta Catatan Sipil

Baca juga: Pulang dari Jepara, 4 Warga Banyumas Positif Covid-19

Baca juga: Angkutan Air Sungai Serayu Diuji Coba 20 Juni 2021, Dishub Banyumas Libatkan Perahu Warga

Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, pembangunan Puskesmas Baturraden 2, tertunda sebanyak dua kali. 

Pada 2018 dana siap, tetapi kepemilikan tanah masih bermasalah sehingga pembangunan dialihkan ke Puskesmas Sumpiuh. 

Kemudian pada 2020 sudah dianggarkan tetapi terkena refocusing sehingga pembangunan batal dilakukan.

"Ini harapan seluruh karyawan dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Baturraden 2." 

"Karena selain Puskesmas Cilongok 2, Puskesmas ini sudah dikatakan paling tidak representatif lagi." 

"Sehingga kami berterima kasih, meski masih pandemi akhirnya tahun ini pembangunan dapat dimulai," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (17/6/2021). 

Sadiyanto berkisah, untuk Puskesmas Baturraden 2 ini bahkan tembok belakang pernah roboh, namun masih bersyukur robohnya keluar ruang.

"Beruntung robohnya ke sawah belakang Puskesmas sehingga temen-teman selamat," jelasnya. 

Sadiyanto menambahkan, di Banyumas memiliki 40 Puskesmas, 38 di antaranya sudah layak dan 2 tidak layak.

Setelah Puskesmas Baturraden 2 ini masih punya PR lagi yaitu Puskesmas Cilongok 2 dan penambahan Puskesmas baru, yang direncanakan di Kecamatan Kedungbanteng serta Purwokerto Selatan.

"Di Kecamatan Kedungbanteng penduduknya sudah mencapai 85 ribu lebih, padahal Puskesmas ideal hanya melayani penduduk sekira 35 ribu," imbuhnya. 

Bupati Banyumas, Achmad Husein memastikan 2021 pembangunan Puskesmas ini dilaksanakan meski ada refocusing

Karena rencana pembangunan ini sudah direncanakan sejak dia masih berpasangan dengan Ketua DPRD dr Budhi Setiawan sebagai Wakil Bupati.

Peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Baturraden 2, Kamis (17/6/2021).
Peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Baturraden 2, Kamis (17/6/2021). (PEMKAB BANYUMAS)

Baca juga: Kisah Sukses Petani di Kejajar Wonosobo, Berangkat Haji dan Kuliahkan Anak Menjadi Dokter

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Begal dan Pembakar Driver Ojol di Flyover Brebes, Begini Cerita Aksi Kejinya

"Puskesmas ini sudah direncanakan dibangun sejak periode 2013/2014."

"Namun karena suatu hal, terutama kepemilikan tanah, selalu tertunda sampai saat ini bisa dilaksanakan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (17/6/2021). 

Bupati sempat mendapat pujian dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat berkunjung di Puskesmas Sokaraja 2 beberapa waktu lalu yang menyebutkan Puskesmasnya bagus. 

Bupati menyampaikan, Puskesmas lain banyak yang lebih bagus, dan dari 40 Puskesmas hanya 2 yang belum seperti Puskesmas Sokaraja ini.

Bupati juga berucap, ide dasar pembangunan Puskesmas berasal dari dr Budhi Setiawan saat menjadi Wakil Bupati yang membangun Puskesmas Cilongok 1.

Namun dalam perkembangan Puskemas yang lain bahkan dibangun lebih bagus lagi karena luasan tanah memungkinan.

"Pembangunan Puskesmas zaman dahulu hanya sesuai permintaan desa, sehingga asal bangun." 

"Sehingga pola bangunan bermacam-macam dan pengembangan juga asal nambah." 

"Kalau mulai pembangunan Puskesmas Cilongok 1, kriteria layak itu mulai dari luasan tanah."

"Kemudian bangunan hampir terlihat sama agar setiap orang tahu bahwa bangunan dengan tipe itu Puskesmas," kata Budhi Setiawan. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Bendung Bodri Seluas 250 Hektare Dibangun Mulai 2023, Lokasinya di Singorojo Kendal

Baca juga: 48 Santri Ponpes di Kota Pekalongan Positif Covid-19, Mayoritas OTG

Baca juga: Polres Pemalang Buka Layanan SIM Malam Hari, Berlangsung Setiap Sabtu di Tempat Parkir Yogya Mall

Baca juga: Petugas Bubarkan Workshop Kecantikan di Hotel Pesonna Tegal, Hartoto: Tidak Patuh Protokol Kesehatan

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved