Berita Politik Hari Ini

Tahun Ini Terbentuk 298 Desa Antipolitik Uang di Jateng, Ini Tujuan Bawaslu Kaitan Pemilu

Desa antipolitik uang disebut sebagai satu ikhtiar Bawaslu untuk melibatkan masyarakat seluas-luasnya untuk berpartisipasi pada ruang pemilu.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PRIBADI ANIK SHOLIHATUN
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Anik Sholihatun. 

Anik mengucapkan, gerakan antipolitik uang ini menitikberatkan pengawasan partisipatif masyarakat setempat.

Mereka diajak berani untuk melaporkan satu pelanggaran kepada petugas pengawas pemilu.

Dia menambahkan, Bawaslu telah melakukan kegiatan pengawasan partisipatif pemilu dengan sasaran anggota ormas, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Desa antipolitik uang diharapkan menginisiasi desa dan kelurahan lain untuk menggaungkan antipolitik uang pada gelaran pesta demokrasi di masa mendatang.

Desa yang baru-baru ini mendeklarasikan antipolitik uang yakni Sigedang di Kabupaten Wonosobo.

Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Sumali Chamid mengatakan, banyak warga dan pemuda di Desa Sigedang yang memiliki minat tinggi untuk melakukan peningkatan pemilu terutama terkait politik uang.

"Di Desa Sigedang, kami melakukan pendekatan lantaran tengah menggeliatkan sektor wisata."

"Jadi kami masuk ke satu desa dengan berbagai cara pendekatan."

"Kadang juga ada inisiasi dari warganya yang menginginkan desa mereka jadi antipolitik uang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/6/2021).

Beberapa kasus, Bawaslu Kabupaten Wonosobo juga masuk ke desa yang tengah gencar kasus serangan fajar atau politik uang.

"Di desa antipolitik uang, kami bisa menjalankan program dengan melakukan diskusi bersama forum masyarakat untuk mendengarkan praktik pemilu di desa tersebut."

"Mendengarkan kegelisahan mereka."

"Lalu kami bisa mendorong bagaimana APBDes digunakan untuk pendidikan politik warga terutama untuk memerangi politik uang," terangnya. (Mamduh Adi)

Baca juga: Korban Asal Kebumen Ini Merugi Rp 77 Juta, Uang Hasil Jual Beras Dipakai Pelaku Buat Nyawer

Baca juga: Puluhan Nakes RSUD Cilacap Bukan Terpapar Virus Varian Baru, Hasil Tes Laboratorium UGM Yogyakarta

Baca juga: Bupati Banyumas Bakal Jadi Wasit, Datangi Pusat Keramaian, Siapkan Tiga Kartu Bagi Pelanggar Prokes

Baca juga: Wisuda SMK Pelayaran Purwokerto Dibubarkan Tim Satgas, Dihadiri Hingga 700 Orang

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved