Penanganan Corona

Puluhan Nakes RSUD Cilacap Bukan Terpapar Virus Varian Baru, Hasil Tes Laboratorium UGM Yogyakarta

Hasil tes para nakes RSUD Cilacap yang terkonfirmasi positif Covid-19, dinyatakan tak terpapar virus varian baru.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Polres Cilacap menyemprotkan disinfektan di ruas jalan protokol di Cilacap, satu di antaranya di depan Mapolres Cilacap, Kamis (27/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - 42 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Cilacap terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka diketahui kontak erat dengan anak buah kapal (ABK) dari klaster kapal Hilma Bulker milik Filipina.

Kapal berbendera Panama tersebut secara berkala mengirimkan gula rafinasi dari India yang diturunkan di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap.

Baca juga: Dibubarkan, Outbound Pegawai Pelabuhan Cilacap di Baturraden Banyumas, Sebelumnya Sudah Diingatkan

Baca juga: Merespon Sindiran Bupati Cilacap Soal WFH? Achmad Husein: Pangapurane Kang

Baca juga: Tujuh Anggota KPID Jateng Dilantik, Gubernur Ganjar: Tolong Awasi Juga Youtube

Baca juga: Catatan Ganjar Pranowo: Ada Delapan Daerah di Jateng Masuk Zona Merah Covid-19

Diketahui, dari 20 orang ABK, 13 di antaranya terpapar Covid-19 varian baru yakni B1617.

Satu ABK meninggal dunia dan dilakukan kremasi.

Abunya sudah dikirimkan ke Filipina.

Hasil pemeriksaan genome sequencing pada 13 ABK Filipina yang positif Covid-19 tersebut menunjukan hasil bahwa mereka terpapar virus varian baru dari India yakni B.1.6.1.7.

Sementara, untuk hasil tes kepada para nakes RSUD Cilacap yang terkonfirmasi positif Covid-19, dinyatakan tak terpapar virus varian baru.

"Setelah kami tes, nakes yang tertular dari pasien ABK Filipina itu, Alhamdulillah tidak ada varian baru."

"Setelah kami tes genome squencing, tidak terpapar itu," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (1/6/2021).

Pengetesan genome squencing itu dilakukan pada 12 nakes.

Sesuai hasil swab PCR, 12 nakes itu yang diduga terjangkit virus varian baru.

Pengetesan dilakukan di laboratorium Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Meski begitu, Ganjar menegaskan bahwa varian baru Covid-19 asal India itu sudah ada di Jawa Tengah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved