Penanganan Corona
Dibubarkan, Outbound Pegawai Pelabuhan Cilacap di Baturraden Banyumas, Sebelumnya Sudah Diingatkan
Polisi membubarkan outbound puluhan pegawai Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap di Baturraden Adventure Forest (BAF), Sabtu (29/5/2021).
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pengetatan terus dilakukan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyumas hingga saat ini.
Terlebih di saat munculnya varian baru yang menimpa belasan ABK asal Filipina di Cilacap.
Satu di antaranya muncul kebijakan pembatasan aktivitas warga maupun pegawai asal Cilacap di Kabupaten Banyumas.
Namun nyaris saja tim kecolongan.
Baca juga: Kopi Sorga di Bawah Tangga Kantor Kecamatan Baturraden Banyumas, Budi Jadikan Tempat Terima Tamu
Baca juga: Tatto S Pamuji Sindir Kebijakan Bupati Banyumas: Warga Cilacap Tidak Usahlah Belanja di Purwokerto
Baca juga: Muncul Dua Klaster Baru Pasca Lebaran di Banyumas, Lingkungan RT dan Pabrik
Baca juga: 11 Karyawan Pabrik Garmen Kalibagor Banyumas Positif Covid-19, Sementara Waktu Ditutup
Berdasarkan informasi, ada kegiatan outbound yang melibatkan puluhan pegawai asal Cilacap di Baturraden Kabupaten Banyumas.
Atas informasi tersebut, polisi pun secara sigap membubarkan outbound puluhan pegawai Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap di Baturraden Adventure Forest (BAF), Sabtu (29/5/2021).
Pertama, kegiatan tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan.
Selain itu, pembubaran itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru yang terdeteksi pada anak buah kapal (ABK) asal Filipina di Cilacap.
"Kami membubarkan kegiatan karena tidak ada izin maupun rekomendasi dari Satgas Covid-19," kata Kapolsek Baturraden, Iptu Karseno seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (29/5/2021).
Iptu Karseno mengatakan, rombongan yang datang menggunakan dua bus itu sempat tidak mengindahkan imbauan Satgas Covid-19 Kecamatan Baturraden.
"Mereka tidak mau mengindahkan, sehingga Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman Lukmanul Hakim turun langsung untuk membubarkan acara," ujar Iptu Karseno.
Setelah dibubarkan, tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polresta Banyumas melakukan tes cepat antigen terhadap 75 peserta mancakrida.
Camat Baturraden, Budi Nugroho mengatakan, rencananya rombongan dua bus tersebut akan dipulangkan dengan pengawalan polisi.
"Rencana kegiatannya akan digelar tiga hari, datang tadi pukul 10.30."
"Setelah ini ada langkah-langkah untuk pemulangan, akan dikawal polisi ke tempat asal," kata Iptu Budi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/outbound-dibubarkan-di-banyumas.jpg)