Teror Virus Corona
189 Nakes di Kudus Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
Sedikitnya 189 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus terkonfirmasi positif Covid-19.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sedikitnya 189 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus terkonfirmasi positif Covid-19.
Satu di antaranya, Wulan Ningrum, pramusaji yang bertugas tujuh tahun di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, meninggal dunia karena terpapar corona.
Bupati Kudus HM Hartopo ikut berbelasungkawa dan melakukan salat jenazah sebelum almarhumah disemayamkan, Rabu (2/6/2021).
"Kami turut berbelasungkawa dan semoga jenazah diterima disisi-Nya," ujar dia, usai melakukan salat jenazah.
Baca juga: 42 Desa Zona Merah di Kudus Bakal Di-lockdown, Bupati: Wisata Tutup, Tamu Wajib Bawa Surat Negatif
Baca juga: Ganjar Temukan Pelanggaran di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Pasien Covid-19 Ditunggui Keluarganya
Baca juga: Bupati Kudus Kecewa Warga Mulai Abai Prokes, Hartopo: Padahal Lonjakan Kasus Jadi Perhatian Nasional
Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Resepsi Pernikahan di Tiga Tempat di Jekulo Kudus Dibubarkan
Hartopo juga berpesan kepada tenaga kesehatan yang lain agar tetap semangat, beristirahat yang cukup, dan tidak terlalu capek.
Kondisi kesehatan tubuh yang terlalu capek dikhawatirkan membuat virus corona mudah menginfeksi meski para nakes telah menerima vaksinasi Covid-19.
"Tenaga kesehatan yang kena sudah 189 orang, meninggal satu orang. Kami optimalkan tenaga kesehatan yang ada agar tetap semangat, jangan terlalu capek, dan istirahat cukup," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tenaga kesehatan yang terpapar virus Covid-19 mengalami gejala ringan sampai gejala sedang.
"Orang yang sudah divaksin tetap bisa tertular bahkan menjadi OTG (orang tanpa gejala) yang menulari lainnya," ucapnya.
Karena itu, dia meminta para nakes tidak mengabaikan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19.
Terutama, saat makan, biasanya melepas masker dan sambil berbicara yang berpotensi terjadinya penularan.
"Saya mengingatkan, jangan abai prokes," ujar dia.
Baca juga: Curi Tanaman Hias Jenis Kresna Black dan Hot Lady, Tiga Pemuda di Banyumas Diciduk Polisi
Baca juga: Sekolah Tatap Muka Digelar Juli, Pemkot Solo Berencana Gunakan BST untuk Antar Jemput Siswa
Baca juga: Todong Kemendag, Bupati Purbalingga Minta Revitalisasi Pasar Badog Dikerjakan Mulai 2022
Baca juga: Bupati Semarang Minta Ujian Sekolah Digelar Daring, Ngesti: Tatap Muka Hanya bagi Siswa Susah Sinyal
Sementara itu, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Aziz Achyar mengatakan, sudah mengatasi seluruh tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif.
"Nakes yang positif, masih bisa kami atasi. Dan beberapa di antaranya sudah ada perbaikan kondisi kesehatan," ujar dia.
Khusus RSUD Kudus, terdapat sedikitnya 35 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Dijelaskannya, nakes yang meninggal akibat Covid-19 diketahui memiliki komorbid atau penyakit penyerta, asma.
Ini merupakan kasus ketiga tenaga kesehatan RSUD Kudus yang meninggal selama pandemi berlangsung sejak 2020 lalu.
Sejumlah tenaga kesehatan ikut mengantar jenazah dan berbaris sebagai bentuk penghormatan dan jasanya. (Raka F Pujangga)