Penanganan Corona
Ganjar Temukan Pelanggaran di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Pasien Covid-19 Ditunggui Keluarganya
Saat melakukan pengecekan, Ganjar menemukan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan Covid-19 di RSUD Loekmono Hadi Kudus.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pengecekan ke sejumlah layanan kesehatan di Kabupaten Kudus, Senin (31/5/2021).
Pengecekan dilakukan karena peningkatan kasus Covid-19 di Kota Kretek itu yang melonjak tajam.
Sejumlah rumah sakit dikunjungi Ganjar dalam kesempatan itu.
Di antaranya RSUD Loekmono Hadi Kudus, rumah sakit darurat yang ada di Asrama Mahasiswa Akbid Kudus, RS Mardi Rahayu, dan di desa Pedawangan Kecamatan Bae Kudus.
Baca juga: Tujuh Anggota KPID Jateng Dilantik, Gubernur Ganjar: Tolong Awasi Juga Youtube
Baca juga: Catatan Ganjar Pranowo: Ada Delapan Daerah di Jateng Masuk Zona Merah Covid-19
Baca juga: Ungkapan Terima Kasih, Raja Rote Berikan Topi Tilangga Kepada Gubernur Ganjar Pranowo
Baca juga: Berawal dari Colekan di Medsos, Gubernur Ganjar Bantu Bayar Kontrakan Pengawal Pribadi Soekarno
Saat melakukan pengecekan, Ganjar menemukan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan Covid-19 di RSUD Loekmono Hadi Kudus.
Saat meninjau ruang isolasi di rumah sakit tersebut, Ganjar melihat sejumlah pasien Covid-19 ditunggu oleh keluarganya.
Padahal, keluarga pasien itu tidak positif Covid-19.
Mereka juga tidak memakai APD lengkap saat berada satu gedung dengan pasien Covid-19 itu.
Saat Ganjar datang, para keluarga pasien yang sedang menunggu itu juga tidak mengedepankan protokol kesehatan.
Mereka duduk-duduk bersama keluarga pasien lain dan bahkan pasien Covid-19.
"Sampean ngapain Pak, di situ?"
"Positif juga?" tanya Ganjar pada beberapa orang yang sedang duduk-duduk di lorong tempat isolasi itu.
"Tidak, Pak, ini lagi nunggu keluarga," ucap mereka.
Jawaban itu membuat Ganjar terkejut.
Ganjar langsung menegur Dirut RSUD Loekmono Hadi dan Bupati Kudus, Hartopo yang mendampinginya.