Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Awas Prepegan Jelang Lebaran, Gubernur Jateng: Kerahkan Operasi Yustisi, Jangan Sampai Ada Kerumunan

Satpol PP, kepolisian dan TNI akan dikerahkan untuk melakukan operasi yustisi di lokasi-lokasi yang rawan terjadi kerumuman di Jateng jelang Lebaran.

PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti rapat koordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara daring di Ruang Rapat Gedung A, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng akan melakukan pengetatan di sejumlah lokasi rawan kerumunan seperti pusat perbelanjaan, hotel, hingga objek wisata.

Langkah tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selepas mengikuti rapat koordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara daring di Ruang Rapat Gedung A, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Awas Muncul Prepegan Penyakit Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Lakukan Ini

Baca juga: Viral Bocah 12 Tahun Sopiri Truk Peti Kemas, Ini Kata Asosiasi Pengusaha Truk Jateng DIY

Baca juga: 13 Perusahaan di Jateng Bakal Cicil Pembayaran THR, Terbanyak Ada di Kota Semarang

Baca juga: Disnakertrans Jateng Ingatkan Pengusaha Segera Bayar THR, Terjunkan 146 Pengawas untuk Awasi

“Tadi sudah saya sampaikan pada kawan-kawan Bupati/Wali Kota, karena ini lagi prepegan ya, pasar kaget, pasar tradisional, mall, (kita) minta untuk dilakukan penjagaan,” ucap Ganjar.

Satpol PP, kepolisian dan TNI akan dikerahkan untuk melakukan operasi yustisi di lokasi-lokasi yang rawan terjadi kerumuman.

“Lalu, Satpol PP bekerja sama dengan kepolisian dan TNI untuk melakukan operasi yustisi lagi."

"Untuk mengingatkan mereka (masyarakat),” terangnya.

Lebih lanjut, pengelola objek wisata dan hotel juga diminta untuk menjaga protokol kesehatannya.

Apabila kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, Gubernur tak segan untuk menutup paksa.

“Saya minta untuk dicek semuanya."

"Kalau kemudian tidak bisa dikendalikan perintahnya satu, tutup!"

"Ini serius untuk kita agar bisa menjaga semuanya” tegas orang nomer satu di Jateng itu. (*)

Baca juga: Ngabuburit Asyik di Taman Patung Jerami Gili Lori Banjarnegara, Wisata Dadakan Hingga Libur Lebaran

Baca juga: Cerita Petani Kentang di Batur Banjarnegara, Gagal Raup Keuntungan Akibat Erupsi Kawah Sileri

Baca juga: Mengenal Desa Kartun di Sidareja Kaligondang, Tempatnya Para Seniman Muda Bernaung di Purbalingga

Baca juga: Isu Bagi-bagi Mahar Politik Jelang Musda Partai Golkar Purbalingga, Arahkan ke Satu Calon Ketua

Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved