Breaking News:

Berita Jateng

Disnakertrans Jateng Ingatkan Pengusaha Segera Bayar THR, Terjunkan 146 Pengawas untuk Awasi

Disnakertrans Jateng menyiapkan sanksi bagi pengusaha yang tak membayar THR karyawan, mulai dari teguran tertulis hingga pembekuan kegiatan usaha.

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi uang tunai 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah mengingatkan pengusaha agar segera membayarkank tunjangan hari raya (THR). Disnakertrans pun menyiapkan sanksi bagi pengusaha yang tak membayar THR karyawan, mulai dari teguran tertulis hingga pembekuan kegiatan usaha.

Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Sakina Rosellasari menegaskan, sesuai aturan, pengusaha yang tidak memberikan THR keagamaan dapat dikenakan sanksi administratif dan denda.

"Artinya, apabila perusahaan tidak melaksanakan pembayaran THR maka dapat diberlakukan pengenaan sanksi administratif dengan tahapan pengenaan sanksi, dari mulai teguran tertulis hingga pembekuan kegiatan usaha," kata Sakina kepada wartawan, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Pensiunan PNS, TNI, Polri Juga Dapat THR, Ini Rincian dan Besarannya

Baca juga: 733 Perusahaan di Kudus Belum Konfirmasi Sanggup Bayar THR, Ini Langkah Pemkab

Baca juga: THR PNS Cair Mulai H-10 Lebaran: Nilainya Gaji Pokok Plus Tunjangan Melekat

Baca juga: Baru Buka Tiga Hari, Posko Pengaduan THR Kemenaker Terima 194 Laporan. Menaker Janji Tindaklanjuti

Meski demikian, sebelum dikenakan sanksi, pihak Disnakertrans akan melakukan proses pemeriksaan terlebih dahulu.

Sakina mengatakan, perusahaan wajib memberikan THR selambatnya H-7 sebelum hari raya.

Peraturan tersebut sesuai Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan tentang Pembayaran THR 2021.

"Akan ada tim pengawas yang diterjunkan bertugas memastikan pemberian THR diberikan kepada pekerja atau buruh. Kami ada 146 pengawas ketenagakerjaan yang akan melaksanakan tugas," ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga membuka posko pengaduan bagi buruh perusahaan apabila ada masalah terkait THR.

Posko pengaduan tersebut berada di Kantor Disnakertrans Jawa Tengah maupun kantor dinas ketenagakerjaan di 35 kabupaten/kota.

"Pekerja atau buruh bisa mengadu ke Kantor Disnakertrans Jateng di Jalan Pahlawan Kota Semarang apabila tidak dipenuhi haknya," ujar dia.

Baca juga: Wali Kota Solo Gibran Kembalikan Uang Pungli Lurah Gajahan ke Pemilik Toko, Modusnya Zakat Fitrah

Baca juga: Sugeng Tenggelam saat Cari Keong di Sungai Ciawitali Cilacap, Pencarian di Hari Kedua Masih Nihil

Baca juga: Gelar Refleksi Hari Buruh di Halaman UMP, IMM Purwokerto Doakan Buruh Segera Sejahtera

Baca juga: Warga Kutasari Purbalingga Ditemukan Tewas di Kolam Ikan, Diduga Kecemplung saat Serangan Epilepsi

Sakina menyebut, saat ini, jumlah perusahaan di Jawa Tengah ada sebanyak 23.761.

Jumlah itu sesuai wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan (WLKP) secara online.

"Perusahaan itu wajib lapor ketenagakerjaan," kata Sakina. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Disnakertrans Jateng: Pengusaha yang Tidak Bayar THR Terancam Sanksi".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved