Breaking News:

Berita Cilacap

Sugeng Tenggelam saat Cari Keong di Sungai Ciawitali Cilacap, Pencarian di Hari Kedua Masih Nihil

Seorang pencari keong dikabarkan tenggelam di Sungai Ciawitali, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 05.30 WIB.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Tim Basarnas mencari seorang pencari keong yang dikabarkan tenggelam di Sungai Ciawitali, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Minggu (2/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Seorang pencari keong dikabarkan tenggelam di Sungai Ciawitali, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 05.30 WIB.

Korban bernama Sugeng (40), warga Majingklak, Desa Panotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pengandaran, Jawa Barat.

Ia dilaporkan hilang tenggelam saat mencari keong atau kumang menggunakan perahu.

Nahas, perahu yang ditumpangi hilang keseimbangan lalu terbalik dan tenggelam.

Mengetahui berita tersebut, Babinsa Kampung Laut langsung berangkat ke lokasi kejadian.

Hingga Minggu (2/5/2021), pencarian masih dilakukan tim gabungan.

Baca juga: Dua Rumah Hancur Akibat Ledakan Petasan, Kejadian di Gandrungmangu Cilacap

Baca juga: Ajak Warga Hidupkan Ibadah di Masjid, Bupati Cilacap: Tapi, Mengaji dan Belajar Kitab Harus Ada Guru

Baca juga: Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021, Catatan BNPB: Wilayah Pesisir Cilacap Rawan Tsunami

Baca juga: Undian Tabungan Bima Bank Jateng Cilacap Periode Dua 2020 Digelar, Pemenang Dapat Xpander

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap I Nyoman Sidakarya mengatakan, pencarian hari ini dilakukan dengan SRU.

Mereka dibagi menjadi dua, yaitu SRU 1 melakukan penyisiran lewat air menggunakan perahu karet dan jukung katir, dari lokasi kejadian sejauh kurang lebih 1 kilometer ke arah selatan sampai Plawangan Nusaweri.

Kemudian, SRU 2 melakukan penyisiran lewat darat, sejauh kurang lebih 500 meter ke arah selatan, sampai Sungai Se'el.

"Untuk kendala pencarian, sampai saat ini, luasnya area pencarian karena sudah perbatasan dengan Provinsi Jawa Barat, sungai yang keruh dan deras, serta pasang surut air yang tidak menentu," ujar Nyoman dalam rilis, Minggu.

Pencarian hari pertama sudah dilakukan dengan penyisiran di lokasi kejadian menggunakan perahu jukung katir namun belum membuahkan hasil.

Unsur SAR gabungan terdiri Basarnas Cilacap, Polsek Kalipucang, Koramil Kalipucang, Koramil Kawunganten, SAR Sawunggalih Pengandaran, SAR MTA Pengandaran, SAR Kampung Laut, TPKL, Linmas dan Warga sekitar. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Gelar Refleksi Hari Buruh di Halaman UMP, IMM Purwokerto Doakan Buruh Segera Sejahtera

Baca juga: Warga Kutasari Purbalingga Ditemukan Tewas di Kolam Ikan, Diduga Kecemplung saat Serangan Epilepsi

Baca juga: Resep Es Pisang Ijo Khas Makassar, Cocok Jadi Menu Takjil Buka Puasa Sore Ini

Baca juga: Link Live Streaming MotoGP Spanyol Malam Ini, Marquez dan Rossi Harus Balapan dari Posisi 14 dan 17

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved