Breaking News:

Berita Politik

Isu Bagi-bagi Mahar Politik Jelang Musda Partai Golkar Purbalingga, Arahkan ke Satu Calon Ketua

Isu mahar politik senilai ratusan juta rupiah santer terdengar menjelang Musda Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Purbalingga.

Tribunnews.com
Logo Partai Golkar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Isu mahar politik senilai ratusan juta rupiah santer terdengar menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Purbalingga.

Bahkan, beredar gambar tangkapan layar pecakapan terkait bagi-bagi mahar untuk mendukung satu calon ketua di media sosial. Percakapan itu diduga dilakukan elit partai berlambang pohon beringin tersebut.

Untuk diketahui, salah satu agenda Musda adalah pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Purbalingga periode 2021-2026.

Dua nama mendaftar sebagai kandidat yakni, Teny Yuliawati dan Sudono.

Tenny merupakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga dari Fraksi Partai Golkar (FPG).

Sedangkan Sudono, merupakan ketua dua periode sebelumnya, dan saat ini menjabat Wakil Bupati Purbalingga.

Baca juga: Mendesak Secepatnya Digelar Musda, Kader Segel Kantor Partai Golkar Purbalingga

Baca juga: Hasil Pilkada Serentak di Jateng, Golkar Menang Banyak, Kemenangan Kendal Juga Sudah Diprediksi

Baca juga: Jumadi Berteriak Minta Tolong, Lihat Asap Keluar dari Rumah Tetangganya di Kutasari Purbalingga

Baca juga: Warga Kutasari Purbalingga Ditemukan Tewas di Kolam Ikan, Diduga Kecemplung saat Serangan Epilepsi

Kamis (29/4/2021), Kompas.com sempat bertemu beberapa orang yang mengaku mendapatkan iming-iming uang tunai dan barang untuk mendukung salah satu calon yang hendak maju.

Orang-orang yang mendapatkan rayuan ini merupakan pemegang suara dalam Musda, yaitu Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar dari empat wilayah.

Agus Sulastomo adalah salah satunya. Pria yang menjabat sebagai Ketua PK Golkar Kejobong ini mengaku mendapatkan tawaran ratusan juta untuk mengalihkan dukungannya dari Tenny Yuliawati ke Sudono.

"Minggu lalu, saya ditawari mobil Avanza komplit sama BPKB-nya. Kalau dikonversi ke rupiah, ya sekitar Rp 200 juta lah," kata dia.

Halaman
123
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved