Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Awas Muncul Prepegan Penyakit Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Lakukan Ini

"Istilah prepegan berasal dari bahasa Jawa yakni mrepeg yang maknanya mendesak, mendadak, tergesa-gesa." Gubernur Jateng minta mewaspadai hal ini.

PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Plt Asisten Bidang Pemerintahaan Setda Jateng, Yulianto Prabowo saat rapat bersama Mendagri, Senin (3/5/2021). 

"Tapi jangan sampai ada prepegan penyakit," tandasnya.

Prepegan merupakan tradisi yang ada di masyarakat Jawa terutama di daerah Pantai Utara (Pantura).

Di momen ini, biasanya masyarakat mencari sesuatu yang dibutuhkan saat Lebaran.

Misalnya, belanja baju, kue, perabotan, serta bahan makanan khas.

Sejarawan Pantura, Wijanarto menuturkan prepegan bisa diartikan sebagai situasi menjelang atau menyambut Idulfitri.

"Istilah prepegan berasal dari bahasa Jawa yakni mrepeg yang maknanya mendesak, mendadak, tergesa-gesa."

"Berdasarkan kebiasaan, ada dua prepegan, yakni cilik pada H-2 dan gedhe pada H-1," kata Wijan, sapaannya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (3/5/2021).

Pada dua hari itu, masyarakat seakan berlomba mencari perlengkapan atau kebutuhan Lebaran.

Dalam memaknai momen prepegan, kata dia, ada satu hal yang menarik.

Yakni tradisi yang bisa menggeser makna spiritual menjadi duniawi.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved