Breaking News:

Berita Banyumas

Polresta Banyumas Amankan Pedagang dan 44 Ribu Petasan Cengis, Berawal dari Kasus Kebakaran Motor

Polresta Banyumas mengamankan sedikitnya 44 ribu petasan jenis cengis dan 470 petasan jenis sreng bersama pedagangnya, Jony (31), warga Pekuncen.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Polresta Banyumas mengamankan sedikitnya 44 ribu petasan jenis cengis dan 470 petasan jenis sreng bersama pedagangnya, Jony (31), warga Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry menjelaskan, penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut adanya kasus sepeda motor terbakar di Desa Kelapa Gading, Kecamatan Wangon, Senin (19/4/2021).

Saat kejadian, sepeda motor tersebut dikendarai Supriyatin, warga Kabupaten Cilacap.

Supriyatin berkendara membawa petasan yang tiba-tiba meletus hingga membakar sepeda motornya.

"Ada kejadian di wilayah Kecamatan Wangon, sepeda motor yang membawa petasan meletus dan terbakar. Yang membawa itu ibu-ibu. Dari informasi tersebut, kami langsung melakukan pengembangan dan ternyata petasan di dapat dari Pasar Ajibarang," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Agus Prasetyo DW Jadi Anggota PAW DPRD Jateng, Politikus Nasdem Dapil Banyumas dan Cilacap

Baca juga: Mulai Hari Ini, Ada Deteksi Covid Pakai GeNose C19 di Terminal Bulupitu Purwokerto Banyumas. Gratis!

Baca juga: Tak Ingin Tersesat di Jalan Hukum Perdata dan TUN, Pemkab Banyumas Minta Pendampingan dari Kejari

Baca juga: Update Kasus Covid di Banyumas 19 April 2021: Dua Hari Angka Kematian Nol

Berry menduga, petasan tersebut meletus karena karung goni yang digunakan untuk membawa, menempel pada knalpot.

Kepolisian langsung menuju ke Pasar Ajibarang, dan mendapati Jony bersama puluhan ribu petasan yang dia jual.

"Kami amankan penjual petasan ke kantor. Untuk penyelidikan lebih lanjut, dari mana asal petasan tersebut. Sebenarnya, petasan tersebut milik dua orang, selain Jony. Kami masih mencari keberadaannya," ungkapnya.

Meski demikian, aparat kepolisian belum menetapkan tersangka.

Namun, polisi telah menyiapkan Pasal 13 ayat 1 undang-undang bunga api dengan ancaman hukuman satu tahun penjara dan denda Rp 150 ribu. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Penyandang Disabilitas Ini Jadi Korban Kekerasan di Pati, PPDI: Sangat Tidak Manusiawi

Baca juga: DBD Masih Mengintai, DKK Karanganyar Minta Warga Tidak Lengah, Kasus Terbanyak di Gondangrejo

Baca juga: Tamansari Equestrian Park Diresmikan, Sekolah Berkuda Pertama di Kabupaten Pati

Baca juga: Kebijakan Pemkab Kebumen: Pemudik Wajib Isolasi Mandiri Selama Empat Hari

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved