Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Bolehkah Gelar Sahur On the Road Maupun Buka Puasa Bersama? Gubernur Jateng: Ora Usah, Neng Omah Wae

Biasanya pada Ramadan, banyak warga atau komunitas yang membagikan makanan melalui kegiatan bertajuk sahur on the road. Ini kata Gubernur Ganjar.

TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk tidak menggelar program berbuka puasa bersama dan sahur di luar rumah selama Ramadan.

Hal ini untuk menekan penularan Covid-19.

Dengan tidak mengadakan buka bersama dan sahur di luar rumah, mobilitas dan kerumunan bisa dihindari.

Baca juga: Polda Jateng Siapkan 14 Posko Penyekatan di Perbatasan, Siap Putar Balik Pemudik yang Nekat

Baca juga: Dua Anggota DPRD Banyumas Diperiksa Penyidik Polda Jateng, Terkait Dugaan Penyelewengan Bansos

Baca juga: Gerebek Lokasi Penambangan Ilegal di Brokoh Batang, Tim ESDM Jateng Hanya Dapati 4 Ekskavator

Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang, Petugas Gabungan Bakal Pantau 85 Titik Penyekatan di Perbatasan Jateng

"Ora usah, nek omah wae (tidak usah buka dan sahur di luar rumah, di rumah saja)," kata Ganjar kepada Tribunbanyumas.com, Senin (12/4/2021).

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mengadakan sahur on the road.

Biasanya pada Ramadan, banyak warga atau komunitas yang membagikan makanan maupun minuman melalui kegiatan bertajuk sahur on the road.

Ganjar meminta semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan diharapkan jangan dilakukan.

"Sahure nem omah wae (sahurnya di rumah saja)."

"Yen nek dalan engko ketabrak (Kalau di jalan nanti tertabrak)," selorohnya.

Dalam rangkaian ibadah Ramadan kali ini, Gubernur meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun ada pelonggaran.

Misalnya, salat tarawih diperbolehkan. (Mamduh Adi)

Baca juga: Wajib Tutup Tujuh Hari, Ini Jam Operasional Diskotik Hingga Karaoke di Karanganyar Selama Ramadan

Baca juga: Kelompok Tani Dapat Pinjaman Dana Talangan di Kebumen, Totalnya Capai Rp 1,5 Miliar

Baca juga: Istri Kaget Lihat Gaji Pertama Saya, Biasanya Sehari Rp 5 Juta, Cerita Pengusaha Jadi Bupati Cilacap

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan 23 Ribu Tes Cepat Antigen bagi Pemudik Lebaran, Biaya Ditanggung Pemudik

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved