Berita Jawa Tengah

Dispar Kabupaten Semarang Andalkan Candi Gedongsongo dan Bukit Cinta, Target 3 Juta Pengunjung

Kepala Dispar Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, target kunjungan wisata pada 2021 ini tidak berbeda dengan 2019, sekira 3 juta.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala Dispar Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dispar Kabupaten Semarang masih menjadikan destinasi wisata Candi Gedongsongo dan Bukit Cinta sebagai andalan dalam menarik kunjungan wisata di Kabupaten Semarang pada tahun ini.

Kepala Dispar Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, target kunjungan wisata pada 2021 ini tidak berbeda dengan periode 2019, sekira 3 juta pengunjung. 

Baca juga: Setiap Kecamatan di Kabupaten Semarang Bakal Punya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu, Ini Tujuannya

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Semarang Capai 100 Ribu Orang, Tetap Digelar saat Ramadan

Baca juga: Danny Bersujud Syukur, Motornya Kini Telah Kembali, Sempat Hilang Dicuri di Tembalang Semarang

Baca juga: Pencuri Bobol Konter HP di Ungaran Kabupaten Semarang, Gondol 5 Power Bank dan Uang Rp 20 Ribu

"Andalan kami masih objek wisata Candi Gedongsongo dan Bukit Cinta."

"Meski sebenarnya ada Waterpark, tetapi tutup selama setahun ini," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (29/3/2021). 

Menurut Dewi, secara prosentase kunjungan wisata diharapkan maksimal sekira 60 persen, baik pada objek wisata Candi Gedongsongo maupun Bukit Cinta. 

Dia menambahkan, di tengah pandemi ini, pihaknya pun mengingatkan para pelaku wisata untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan serta mengutamakan kebersihan. 

"Apalagi ini desa wisata banyak yang potensial saat pandemi."

"Pengunjung bisa wisata tanpa keramaian, tapi sekali lagi protokol kesehatan itu supaya betul-betul diterapkan," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, terhadap sejumlah desa yang mengembangkan potensi wisata masing-masing serta terus melakukan promosi dan beberapa pembenahan. 

Terkait pemandu wisata, Dispar Kabupaten Semarang akan mengakomodir kepentingan desa-desa yang berkeinginan mengembangkan potensi wisata masing-masing. 

"Rutin setiap tahun kami ada kuota bagi 50 pemandu wisata untuk ikut dalam pelatihan dan semuanya gratis."

"Tetapi pandemi ini memang sangat berdampak," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: RSUD Temanggung Cuma Buka 76 Formasi Lowongan, Pelamarnya Capai 1.821 Orang

Baca juga: Masih Polemik, Pengambilan Batu Nisan di Makam Stanagede Wonosobo, Ini Komentar Kadus Mojotengah

Baca juga: Diresmikan Bupati Banjarnegara, SPBU Hasil Patungan 17 Koperasi, Lokasinya di Jalan Raya Prigi

Baca juga: Pebalap Liar di Bobotsari Purbalingga Kocar-kacir saat Polisi Datang, 10 Motor Ditinggal Pemilik

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved