Breaking News:

Berita Blora

38 Sekolah di Blora Mulai Gelar Tatap Muka Hari Ini, Siswa Bergantian Masuk Sesuai Nomor Absen

Sejumlah sekolah di Blora, Jawa Tengah, sudah mulai digelar secara tatap muka, Senin (29/3/2021). Satu di antaranya, di SMP Negeri 2 Blora.

KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA
Siswa di SMP Negeri 2 Blora mulai mengikuti pembelajaran tatap muka, Senin (29/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Sebanyak 38 sekolah di Blora, Jawa Tengah, sudah mulai digelar secara tatap muka, Senin (29/3/2021). Satu di antaranya, di SMP Negeri 2 Blora.

Kepala SMPN 2 Blora Suyitno mengatakan, pembelajaran tatap muka pada semester genap kali ini merupakan yang pertama kali dilakukan.

"Hari ini, kami laksanakan yang sesungguhnya. Jadi, hari ini kami mulai pertama kali pada semester dua ini kegiatan tatap muka," ucap Suyitno, dikutip dari Kompas.com, Senin.

Baca juga: Kamera CCTV Tangkap Empat Pelanggar Lalu Lintas di Blora, Hari Pertama Penerapan ETLE

Baca juga: Pendirian Mal Pelayanan Publik Dikebut, Bupati Blora Pasang Target Sebelum Lebaran Sudah Beroperasi

Baca juga: Pemkab Masih Butuh Rp 3 Triliun, Perbaiki Jalan Rusak di Blora, Rencanakan Skema Utang

Baca juga: Gabah Petani Baru Terserap 10 Persen di Blora, Bulog: Target 4.000 Ton Setara Beras

Dia menjelaskan, tiap kelas hanya diisi 50 persen dari total siswa yang masuk.

Para siswa mulai masuk sekolah pukul 07.00 WIB dan pulang 11.00 WIB.

"Jadi, hari Senin ini, kelas 7, 8 dan 9 nomor presensi 1 sampai dengan 16. Sedangkan hari Selasa nanti, ganti kelas 7, 8, 9, yang presensinya nomor 17 sampai 32. Demikian, bergantian secara terus menerus dalam satu pekan," terangnya.

Untuk mengantisipasi banyaknya siswa yang memasuki sekolahan, pihaknya juga telah membuatkan jadwal masuk ke sekolah.

"Untuk jam masuk, kami sudah jadwalkan selisih 20 menit. Kami tetap antisipasi, petugas (membawa) thermo gun di dua pintu gerbang," jelasnya.

Selain itu, sejumlah hal terkait penerapan protokol kesehatan juga sudah dipersiapkan.

Mulai dari adanya sekat di tiap meja siswa, tempat cuci tangan, hingga pemakaian masker.

"Meja anak-anak kami beri sekat, demikian juga alat cuci tangannya, kami buat desain sendiri alat cuci tangan yang pakai pijak kaki sehingga tidak perlu anak-anak ini menyentuh alat tersebut. Kemudian, di kelas, kami juga siapkan hand sanitizer, dan sebagian besar anak-anak di SMP 2 ini bawa hand sanitizer sendiri," katanya.

Baca juga: 4 Orang Ditangkap di Bima NTB, Diduga Terlibat Aksi Bom di Depan Gereja Katedral Makassar

Baca juga: Kilang Minyak di Balongan Indramayu Terbakar saat Hujan Petir, 700 Warga Mengungsi

Baca juga: Mendikbud Luncurkan KIP Kuliah Merdeka Episode 9, Ada Bantuan Biaya Kuliah dan Hidup bagi Mahasiswa

Baca juga: Pengamanan Gereja di Salatiga Bakal Ditingkatkan Imbas Bom Makassar, Petugas Dipersenjatai Lengkap

Namun, sampai saat ini, para guru di SMPN 2 Blora masih belum mendapatkan vaksinasi oleh pemerintah daerah.

Meski begitu, Suyitno mengaku, para tenaga pendidik yang berada di SMPN 2 Blora telah melakukan swab test PCR untuk menghindari penyebaran Covid-19.

"Semuanya tidak ada yang positif, baru kemudian kami masuk. Jadi, itu kami pastikan. Kalau rapid masih kemungkinan bisa positif atau negatif, tapi kalau swab kan sudah pasti," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Melihat Pembelajaran Tatap Muka di Blora, Kuota Masuk Dibatasi 50 Persen".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved