Breaking News:

Bom Makassar

4 Orang Ditangkap di Bima NTB, Diduga Terlibat Aksi Bom di Depan Gereja Katedral Makassar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, polisi menangkap 4 orang diduga terlibat bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulsel.

TRIBUNNEWS.COM/Muhammad Nursina
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan saat sidak Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3/2021) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAKASSAR - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, polisi menangkap empat orang diduga terlibat bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Mereka ditangkap di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/3/2021).

Menurut Listyo Sigit, mereka diduga bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulawesi Selatan.

"Hari ini, kami sudah amankan sekitar empat orang di wilayah Bima, yang tentunya kami amankan karena terkait dengan kelompok teror," ujar Listyo Sigit saat mengunjungi Gereja Katedral Makassar, Minggu malam.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Meledak di Gereja Katedral Makassar: Pelaku Naik Motor, Sempat Ditahan Penjaga Gereja

Baca juga: Korban Ledakan Bom di Katedral Makassar Tercatat 14 Orang, 1 Tewas Diduga Pelaku Bom Bunuh Diri

Baca juga: Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Begini Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil

Baca juga: Pasca-bom Makassar, Polresta Banyumas Tingkatkan Penjagaan di Gereja dan Giatkan Patroli Bersenjata

Listyo mengatakan, dia telah memerintahkan Kepala Detasemen Khsusus (Densus) 88 Antiteror untuk mencari bagian dari kelompok teroris yang mengancam kehidupan masyarakat.

Listyo juga mengimbau warga tetap tenang dan tidak panik pasca-ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

"Masyarakat harus diamankan. Tangkap mereka (teroris), lakukan tindakan tegas jika mereka melawan. Ini sudah jelas, rekan-rekan semuanya sudah bergerak," ujar Listyo.

Sebelumnya diberitakan, sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, sekitar pukul 10.30 Wita.

Polisi menduga, kasus ini sebagai aksi teror bom bunuh diri.

Baca juga: Kilang Minyak di Balongan Indramayu Terbakar saat Hujan Petir, 700 Warga Mengungsi

Baca juga: Tetap Produktif setelah Tak Lagi Jadi Pekerja Migran, 7 Wanita Kendal Ini Bikin Batik Cap dari Daun

Baca juga: Jawa Tengah Bukan Lagi Produsen Terbanyak Beras, Ini yang Dilakukan Distanbun Jateng

Baca juga: Tak Hanya Taktikal, Skuad PSIS Semarang Digembleng Fokus Jelang Laga Piala Menpora Melawan Arema FC

Baca juga: Demam dan Menggigil Seusai Divaksin AstraZeneca, Sejumlah Penerima Vaksin di Sulut Dirawat di RS

Berdasarkan informasi terakhir, korban luka akibat bom bunuh diri di depan Gereja Katedral sebanyak 20 orang.

Saat ini, para korban masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit.

Tidak ada pihak gereja atau jemaat yang menjadi korban tewas. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tangkap 4 Terduga Teroris Pasca-pengeboman Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved