Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Pendirian Mal Pelayanan Publik Dikebut, Bupati Blora Pasang Target Sebelum Lebaran Sudah Beroperasi

MPP ini menjadi bagian penting setelah Arief dilantik sebagai Bupati didampingi Tri Yuli sebagai Wakil menjanjikan 99 hari kerja MPP sudah terwujud.

TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI
Rapat persiapan pendirian MPP di Ruang Kerja Bupati Blora, Kamis (25/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Bupati Blora, Arief Rohman menargetkan Mal Pelayanan Publik (MPP) beroperasi sebelum Lebaran tahun ini.

Hal itu lantaran saat Lebaran banyak warga yang pulang kampung.

Kesempatan itu biasanya digunakan untuk mengurus dokumen.

Baca juga: Pemkab Masih Butuh Rp 3 Triliun, Perbaiki Jalan Rusak di Blora, Rencanakan Skema Utang

Baca juga: Gabah Petani Baru Terserap 10 Persen di Blora, Bulog: Target 4.000 Ton Setara Beras

Baca juga: Air Panas Alami Hasil Pengeboran Minyak di Blora Jadi Tempat Berendam Warga, Ini Lokasinya

Baca juga: Calon Jemaah Haji di Blora Mulai Disuntik Vaksin, Kemenag: Syarat Utama Menuju Tanah Suci

"Kami pikir di awal bulan Syawal, Idulfitri ini akan banyak pemudik."

"Jadi kami minta Kepala DPMPTSP Kabupaten Blora untuk bisa lembur agar MPP dapat beroperasi sebelum Lebaran."

"Warga yang merantau pasti akan memanfaatkan mudiknya untuk mengurus dokumen-dokumen penting," ujar Arief Rohman kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (25/3/2021).

Atas dasar itu, kata Arief, mendorong agar persiapan MPP bisa dipercepat.

Apalagi, MPP ini menjadi bagian penting setelah Arief dilantik sebagai Bupati didampingi Tri Yuli sebagai Wakil menjanjikan 99 hari kerja MPP sudah terwujud.

"Kami sudah menandatangani komitmen bersama atau MoU pendirian MPP di depan Menteri PANRB."

"Maka sebagai tindaklanjutnya, kami memandang bahwa pembangunan MPP harus dipercepat."

"MPP ini merupakan wujud komitmen Pemkab Blora dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Blora, Purwanto mengatakan, tahapan demi tahapan dalam mewujudkan MPP di Gedung Konco Tani masih terus dikebut.

"SK Tim Pembangunan MPP, penandatanganan MoU dengan Menpan RB, dan Perbup tentang Penyelenggaraan MPP telah siap."

"Yang lainnya masih dalam proses pengerjaan," ujar Purwanto. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Warga Pesangkalan Banjarnegara Sulap Batu Jadi Objek Wisata, Namanya Watu Desel

Baca juga: Hati-hati, Parapet Jembatan ke Dieng di Wanaraja Banjarnegara Ambrol. Ini yang Dilakukan DPU Jateng

Baca juga: Masih Polemik, Pengambilan Batu Nisan di Makam Stanagede Wonosobo, Ini Komentar Kadus Mojotengah

Baca juga: Ini Alasan Disparbud Ambil Puluhan Batu Nisan Makam Stanagede Wonosobo, Lebih Aman di Museum

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved