Breaking News:

Berita Pendidikan

Mendikbud Luncurkan KIP Kuliah Merdeka Episode 9, Ada Bantuan Biaya Kuliah dan Hidup bagi Mahasiswa

Kemendikbud meluncurkan Merdeka Belajar episode kesembilan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka secara virtual.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
tangkap layar konferensi pers virtual
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode Kesembilan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka secara virtual, kemarin. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Merdeka Belajar episode kesembilan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka secara virtual.

Beasiswa yang diberikan melalui KIP Kuliah bertujuan meningkatkan akses masyarakat tidak mampu pada pendidikan tinggi, yang lebih merata dan berkualitas, sehingga visi Presiden Joko Widodo terkait SDM unggul Indonesia dapat segera terwujud.

"Ini jadi kebijakan yang akan mewujudkan, bukan hanya keadilan sosial namun mobilitas sosial yang lebih tinggi. Sehingga, anak yang berprestasi tapi kurang mampu, bisa mencapai mimpi setinggi-tingginya," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, dalam keterangannya, Minggu (28/3/2021).

Baca juga: Kemenag Buka Beasiswa Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Calon Siswa MAN, Ini Jadwal Seleksi dan Syaratnya

Baca juga: Tindaklanjuti Izin Kemendikbud, Ini Skema Rencana Penerapan KBM Tatap Muka di Kendal

Baca juga: Pendataan Penerima BSU Guru Honorer Masih Dilakukan di Batang, Disinkronkan dengan Kemendikbud

Baca juga: 2021 Kemendikbud Tambah Anggaran PTN Hingga Rp 1,3 Triliun

Dikatakannya, KIP Kuliah Merdeka merupakan wujud komitmen Kemendikbud dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan.

Pendidikan tinggi berpotensi memberikan dampak positif tercepat dalam pembangunan SDM unggul sesuai visi presiden.

"Oleh karena itu, kami di Kemendikbud, meningkatkan besaran bantuan biaya pendidikan atau uang kuliah dan biaya hidup yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Dengan demikian, kami berharap, KIP Kuliah semakin memerdekakan calon mahasiswa untuk meraih mimpinya," tuturnya.

Kemendikbud mengubah skema KIP Kuliah dengan memberikan bantuan biaya pendidikan (uang kuliah) dan biaya hidup yang jauh lebih tinggi. Perubahan ini berlaku untuk mahasiswa baru yang menerima KIP Kuliah pada tahun 2021.

Anggaran yang dialokasikan untuk KIP Kuliah meningkat signifikan dari Rp 1,3 triliun pada 2020, menjadi sebesar Rp 2,5 triliun pada 2021 ini.

KIP Kuliah akan diberikan kepada 200 ribu mahasiswa baru pada perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS), di bawah naungan Kemendikbud.

Baca juga: Pengamanan Gereja di Salatiga Bakal Ditingkatkan Imbas Bom Makassar, Petugas Dipersenjatai Lengkap

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Semarang Capai 100 Ribu Orang, Tetap Digelar saat Ramadan

Baca juga: DMI Batang Minta Masjid Berjemaah Banyak Gelar Salat Tarawih 2 Sif, Terutama di Jalur Pantura

Baca juga: Video Pemuda Asal Banjar Jadi Imam di Mekkah Viral di Banjarnegara, Ternyata Begini Faktanya

Adapun biaya pendidikan akan disesuaikan prodi masing-masing.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved