Breaking News:

Berita Politik

Waspadai Munculnya Pengurus Tandingan, DPD Partai Demokrat Jateng Datangi Kemenkumham

Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Tengah mendatangi Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Jateng, Senin (15/3/2021).

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng, Kartina Sukawati, ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Tengah mendatangi Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Jateng, Senin (15/3/2021).

Kedatangan mereka untuk menegaskan adanya kepengurusan Demokrat di wilayah Jateng yang sudah terdaftar di Kemenkumham, sebagai antisipasi munculnya pengurus tandingan pasca-KLB Deli Serdang.

"Pertama, kami silaturahim. Kedua, menyampaikan, ini loh kami pengurus yang asli, tidak abal-abal, ini SK-nya berdasarkan AD/ART kongres Demokrat ke-V," kata Plt Sekretaris Demokrat Jateng, Kartina Sukawati, kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: 10 Mantan Kader Partai Demokrat Digugat Kubu AHY ke Pengadilan, Ada Nama Peserta KLB

Baca juga: 14 Kader Partai Demokrat di Jateng Terancam Dipecat, Terindikasi Ikut KLB di Deli Serdang

Baca juga: Diiming-Imingi Uang Puluhan Juta agar Mau Ikut KLB, Ketua DPC Demokrat Pekalongan Ngumpet di Kamar

Baca juga: Kompak Tolak KLB Deli Serdang, DPD dan DPC Demokrat Jateng Menyatakan Setia pada Keluarga SBY

Selain menyerahkan berkas kepengurusan partai, dalam pertemuan itu, pihaknya juga menyerahkan video pernyataan dari 35 Ketua DPD Demokrat di kabupaten/kota.

Video itu juga memperlihatkan Ketua DPC Demokrat sedang memegang SK yang asli dan telah terdaftar di Kemenkumham.

Ina, panggilannya, menyampaikan rasa percaya dan yakin, Kemenkumham akan bekerja profesional, sesuai keadilan, dan kaidah hukum yang berlaku dalam menangani masalah ini.

"Kami yakin kepada Kemenkumham sehingga kami percaya. Sehingga, jika besok-besok ada yang datang mengatasnamakan kepengurusan Demokrat Jateng, Kemenkumham sudah mengetahui kepengurusan yang asli mana," tegasnya.

Menurutnya, langkah ini ditempuh juga untuk mewaspadai adanya kepengurusan Demokrat tandingan di provinsi ini.

Selama ini, kata dia, berdasarkan informasi yang diterima, belum ada kepengurusan partai tandingan.

Baca juga: Kronologi Kasus Anak Dirantai Orangtua di Purbalingga Terungkap, Berawal dari Tetangga Buang Sampah

Baca juga: Mulai Besok, Disdik Salatiga Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka. Sementara Berlaku untuk SD

Baca juga: Tebing Setinggi 30 Meter Longsor, Jalan Penghubung Desa Wonorejo-Jatiyoso di Karanganyar Putus

Baca juga: Peminat Vaksinasi Gotong Royong Tinggi, Tercatat Ada 11.542 Perusahaan dan UMKM yang Daftar ke Kadin

Anggota DPRD Jateng ini juga mengatakan, kepengurusan yang asli dan sah Partai Demokrat Jateng bisa dilihat di sistem Sipol.

"Sekarang sudah canggih. Tinggal lihat Sipol, sudah kelihatan kepengurusan partai di provinsi mana atau kabupaten mana. Sekarang sudah canggih, sehingga kalau ada abal-abal akan kelihatan," imbuh politikus dari Pati ini. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved