Breaking News:

Berita Politik

Kompak Tolak KLB Deli Serdang, DPD dan DPC Demokrat Jateng Menyatakan Setia pada Keluarga SBY

DPD dan DPC se-Jawa Tengah kompak menolak KLB Deli Serdang. Penolakan ini merupakan hasil rapat koordinasi yang digelar di Kota Semarang, Minggu.

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Ketua DPD Demokrat Jateng Rinto Subekti (tengan) dan pengurus serta 35 ketua DPC kabupaten/kota se-Jateng kompak menolak hasil KLB dalam rakorda di Kota Semarang, Minggu (7/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - 'Lawan, lawan, lawan Moeldoko sekarang juga' pekikan dari Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti dan 35 ketua DPC se-Jateng menggema pada penutupan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Demokrat, Minggu (7/3/2021).

Teriakan dari para pengurus dan petinggi Demokrat Jateng itu merupakan bentuk sikap atas hasil putusan Kongres Luar Biasa (KLB) Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD ) di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dinilai inkonstitusional.

Rinto mengaku kecewan dengan para penggagas KLB yang dulunya merupakan kader Demokrat.

"Saya melihat mereka punya karakter jelek. Seharusnya, mereka senior, mereka orang hebat, tetapi tidak memberikan contoh terbaik. Kami yang muda saja setia kepada Ketua Umum AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan kepada Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Rinto.

Baca juga: Bukan Moeldoko, Pemerintah Masih Akui AHY sebagai Ketum Partai Demokrat. Begini Penjelasan Mahfud MD

Baca juga: Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Blora: Tidak Ada Iming-imingan Uang Ikuti KLB di Deli Serdang

Baca juga: Tanggapi KLB di Deli Serdang, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tegal: Tidak Elegan dan Menjijikkan

Baca juga: Merespon KLB, DPD dan Pengurus 35 DPC Partai Demokrat Jateng Gelar Rakorda Hari Ini

Berdasarkan hasil rakorda, ia dan ketua DPC di 35 kabupaten/kota di Jateng akan keluar dari Demokrat jika tidak ada keluarga Yudhoyono di partai berlambang bintang mercy ini.

Menurutnya, kebanyakan kader masuk Demokrat karena kiprah dari SBY dan keluarganya. Tanpa SBY, kata dia, Demokrat tidak ada apa-apanya.

Rakorda ini tidak hanya diikuti ketua DPC kabupaten/kota se-Jateng tetapi juga anggota Fraksi Demokrat di DPRD Jateng dan kabupaten/kota.

Ada 7 poin keputusan yang dihasilkan dari Rakorda Jateng.

"Poin pertama, yakni menolak Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang Sumatra Utara, dikarenakan tidak sesuai AD/ART Partai Demokrat," kata Rinto.

Kemudian, menegaskan bahwa Demokrat Jateng atau DPC kabupaten/kota tidak ada yang hadir ke KLB ataupun menandatangani surat kuasa untuk diwakilkan orang lain untuk berangkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved