Breaking News:

Isu KLB Partai Demokrat

Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Blora: Tidak Ada Iming-imingan Uang Ikuti KLB di Deli Serdang

Mantan ketu DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo menampik soal adanya iming-iming uang dalam KLB di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
DOKUMENTASI - Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) saat masih menjabat wakil Ketua Umum Partai Demokrat bersama Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (ketiga kiri), saat menghadiri pembukaan Kongres V Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (15/3/2020). Kongres V Partai Demokrat dengan tema 'Harapan Rakyat Perjuangan Demokrat' tersebut memiliki agenda utama pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blora, Bambang Susilo menampik soal adanya iming-iming uang dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Tidak ada iming-iming uang dan tidak ada jual beli suara di KLB," ujar Bambang kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (6/3/2021).

Baca juga: Tiap Kilogram Gabah Basah Cuma Laku Rp 3.500 di Blora, Sudarwanto: Wong Tani Remuk

Baca juga: Kapan Pembelajaran Tatap Muka Dimulai? Disdik Blora: Direncanakan Juli 2021

Baca juga: Arief Rohman Terima Banyak Aduan Jalan Rusak, Seminggu Aktif Jabat Bupati Blora, Ini Janjinya

Baca juga: Lobi Citilink, Bupati Blora Arief Rohman Berharap Ada Penerbangan Blora-Jakarta saat Lebaran

Menurutnya, terkait tawaran uang untuk terlibat dalam KLB, baginya tidak benar dan mengada-ada.

Bambang berujar, dia datang ke Deli Serdang bersama beberapa orang dari Jawa Tengah.

"Bebarengan, orang banyak," tandasnya.

Selama mengikuti KLB, kata Bambang, prosesnya berjalan lancar.

Di antara hasilnya adalah menetapkan ADART partai sesuai kongres Bali 2005.

Kemudian struktur majelis tinggi partai yang saat ini diketuai oleh SBY dihapus.

Bambang juga mengatakan, sebelum KLB, dia tidak turut manuver memengaruhi ketua DPC Partai Demokrat lainnya untuk ikut serta dalam KLB.

"Kalau jagong-jagong kan boleh-boleh saja."

"Kalau saya menyampaikan pengalaman (kepada sesama Ketua DPC Partai Demokrat) kan tidak apa-apa, wajar saja," katanya.

Diketahui, Bambang dipecat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blora karena mendukung KLB.

Alasan mendukung KLB, karena baginya kongres Maret 2020 dinilai tidak sah.

Salah satu poinnya yang dikatakan tidak sah lantaran perubahan ADART tidak dibahas dalam forum kongres. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Niatan Bupati Banjarnegara Sudah Bulat, Minta Disuntik Vaksin Meski Miliki Riwayat Jantung Coroner

Baca juga: Terungkap, Wanita Muda Ini yang Buang Bayi di Sungai Serayu Banjarnegara, Pelaku Sengaja Karena Malu

Baca juga: Ingin Dapat Banyak Masukan, Bupati Purbalingga Minta PKK Sering Turun ke Lapangan Serap Aspirasi

Baca juga: Efik Tiba-tiba Ambruk Tak Sadarkan Diri saat Main Bulutangkis di Purbalingga, Sampai di RS Meninggal

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved