Breaking News:

Berita Nasional

6 Laskar FPI yang Tewas di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Kasus tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di kilometer 50 tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, masih berlanjut.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kasus tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di kilometer 50 tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, masih berlanjut. Terbaru, Bareskrim Polri menetapkan keenamnya sebagai tersangka penyerangan terhadap anggota Polri.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan, Polri segera melimpahkan berkas perkara kasus dugaan penyerangan tersebut ke Kejaksaan Agung.

"Sudah ditetapkan tersangka, kan itu juga tentu harus diuji, makanya kami ada kirim ke Jaksa biar Jaksa teliti," kata Andi Rian, dikutip dari Tribunnews, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Serang Polisi di Tol Jakarta-Cikampek, 6 Pengikut Rizieq Shihab Ditembak Mati

Baca juga: Komnas HAM Temukan 5 Alat Bukti dalam Kasus Penembakan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek

Baca juga: Gerakan Pemuda Marhaenis Banyumas Dukungan TNI Polri Tindak Tegas FPI

Baca juga: FPI di Banyumas Dilarang Berkegiatan, Termasuk Mengibarkan Bendera

Menurut Andi, pelimpahan berkas perkara kepada jaksa peneliti bertujuan mengkaji kasus tersebut.

Sebab, keenam tersangka yang merupakan laskar pengawal FPI itu telah tewas saat insiden bentrokan.

Nantinya, jaksa peneliti akan ikut menimbang apakah kasus dugaan penyerangan enam anggota laskar FPI terhadap anggota Polri itu dihentikan atau tidak.

"Untuk kasus penyerangan terhadap anggota Polri oleh laskar FPI, berkas perkara segera dilimpahkan ke JPU untuk dilakukan penelitian. Kami sudah berkoordinasi dengan Jaksa," ujar Andi.

Peristiwa meninggalnya enam anggota FPI itu terjadi saat kepolisian dari Polda Metro Jaya melakukan operasi terhadap mantan pemimpin FPI Rizieq Shihab pada 7 Desember 2020.

Polisi yang kala itu melakukan pengintaian dan membuntuti rombongan Rizieq Shihab dihalangi pihak FPI.

Hasil investigasi Komnas HAM menyatakan, dua anggota FPI tewas saat tiba di rest area Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Baca juga: Pemkab Cilacap dan 2 Perusahaan Lanjutkan Kerja Sama Pengolahan Sampah Sistem RDF di TPA Jeruk Legi

Baca juga: Peragakan 53 Adegan, Pembunuh Dalang Rembang Hantamkan Balok Kayu 4 Kali ke Istri Anom Subekti

Baca juga: Vaksinasi bagi Lansia di Banyumas Dimulai Pekan Depan, Tahap Awal Hanya 5000 Sasaran

Baca juga: Tak Usah Galau, Dinkes Kota Semarang Mengatakan, Vaksin Sinovac Juga Ampuh Tangkal Virus Corona B117

Keduanya tewas karena saling serempet dan saling serang menggunakan senjata api dengan petugas yang melakukan pengintaian dan pembuntutan.

Sementara, empat anggota lain, tewas saat dibawa dan berada di mobil petugas.

Komnas HAM menyatakan, ada indikasi unlawfull killing atau pembunuhan yang terjadi di luar hukum terhadap empat orang tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Tetapkan 6 Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka, Berkas Segera Dilimpahkan".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved