Breaking News:

Penanganan Corona

Tak Usah Galau, Dinkes Kota Semarang Mengatakan, Vaksin Sinovac Juga Ampuh Tangkal Virus Corona B117

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam mengatakan, vaksin Covid-19 Sinovac yang kini tengah disuntikkan, juga ampuh menangkal B117.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, ditemui di Semarang, Kamis (4/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang mengimbau masyarakat tak khawatir terhadap varian baru virus Corona, yakni virus B117, yang baru ditemukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam mengatakan, vaksin Covid-19 Sinovac yang kini tengah disuntikkan, juga ampuh menangkal jenis B117 ini.

Hakam mengakui, virus B117 lebih mudah menular sehingga angka kasus hingga masuk rumah sakit rawat inap tinggi. Termasuk, angka kematian yang ditimbulkan.

Meski demikian, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena bisa ditangkal menggunakan vaksin.

"Jadi tidak usah khwatir, dengan vaksin Sinovac, insyaallah masih mampu melawan B117," papar Hakam, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Sah, PSIS Semarang Resmi Berkandang di Stadion Jatidiri Semarang

Baca juga: Catatan Sejarah Banjir Bandang di Kota Semarang: Terparah Tahun 1990, Ketinggian Air Hampir 10 Meter

Baca juga: Hakim PN Semarang Dilaporkan ke Bawas MA. Putusan Terkait Permohonan Pailit Jadi Pemicu

Baca juga: Pura-pura Jadi Polisi, 2 Warga Semarang Gondol HP dan Emas Remaja di Pelabuhan Kaliwungu Kendal

Sejauh ini, belum ditemukan kasus B117 di Kota Semarang.

Dia berharap, varian baru virus corona ini tidak sampai masuk ke Kota Lunpia.

Tentu, upaya pencegahan harus dilakukan bersama-sama.

Guna menghindari penularan, dia meminta masyarakat tetap tertib 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Kalau tertib 5M, tidak usah khawatir. Apalagi, kalau pakai masker dobel, tidak bisa tembus," imbuhnya.

Hakam menyebutkan, tidak ada perbedaan signifkan antara Covid-19 dan varian baru Corona B117.

Menurutnya, orang yang terpapar B117 memiliki gejala yang sama seperti Covid-19, antara lain batuk, pilek, dan demam.

Baca juga: Terima 10 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, DKK Karanganyar Geber Vaksinasi bagi 137.117 Lansia

Baca juga: Kondisi Myanmar Memanas, 38 Demonstran Tewas dalam Sehari saat Aksi Protes Kudeta Militer

Baca juga: Penyemprotan Disinfektan Digelar Lagi di Pemalang, 14 Mobil Polisi Dikerahkan Jangkau Pelosok Desa

Baca juga: Sah, PSIS Semarang Resmi Berkandang di Stadion Jatidiri Semarang

Pemerintah Kota Semarang sendiri, lanjut dia, berupaya menekan angka kasus Covid-19 dan mencegah B117.

Upaya tersebut di antaranya, menggencarkan vaksinasi terhadap lansia dan pelayan publik di atas 50 tahun.

Dua sasaran itu lebih diutamakan lantaran rentan tertular. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved