Breaking News:

Berita Semarang

Curi Motor Majikan di Kota Semarang, Warga Banyuwangi Tertangkap di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah

Imam Muakir (56), warga Dusun Srono, Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, nekat mencuri motor majikannya di Kota Semarang.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Imam Muakir (56), warga Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dibekuk Unit Reskrim Polsek Semarang Utara, atas kasus pencurian sepeda motor milik majikannnya di Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Polsek Semarang Utara menangkap Imam Muakir (56), warga Dusun Srono, Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, atas kasus pencurian motor di Kota Semarang.

Imam yang merupakan sopir pribadi itu mencuri motor majikannya, Minggu, 1 November 2020, sekira pukul 09.30 WIB.

"Pelaku sempat buron tiga bulan. Kami ringkus dia di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Kamis (24/2/2021)," terang Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara Iptu CR Haryono, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 86 Karton Rokok Ilegal di Tol Semarang-Batang, Ditutup Kandang Kelinci

Baca juga: Tetap, Harga Emas Antam di Butik Antam Semarang Hari Ini, 2 Maret 2021 Rp 927.000 Per Gram

Baca juga: Tak Berkutik, 5 Bapak di Tembalang Semarang Dibekuk Polisi saat Asyik Judi Biliar di Rumah Kosong

Baca juga: 584 Ahli Waris Pasien Covid di Semarang Batal Dapat Santunan Kematian, Dinsos Bakal Surati Mensos

Dia mengungkapkan, Imam mudah mencuri motor sang majikan karena sudah hafal dengan kondisi rumah korban.

Pelaku awalnya mengambil kunci motor Scoopy warna putih bernomor polisi H 2008 IP.

Saat itu, motor terparkir di dalam gudang samping rumah korban di Jalan Ronggowarsito, Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang.

"Korban mengalami kerugian ditaksir sebesar Rp 19 juta," paparnya.

Motor itu kemudian dibawa kabur Imam dan dijual di daerah Sapuran, Wonosobo.

Motif korban nekat menggasak motor majikan karena kebutuhan ekonomi.

Tersangka menggunakan uang hasil curian untuk kebutuhan pribadi.

"Tersangka bukan residivis. Dia dijerat Pasal 362 KUHP tentang perkara pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun," ujar Haryono. (*)

Baca juga: Terlihat Ngobrol di Acara Pembukaan TMMD, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Sudah Akur?

Baca juga: Ribuan Ikan di Sungai Pencongan Desa Pacar Pekalongan Mati, Diduga Tercemari Limbah Batik

Baca juga: 5 Berita Populer: Dikira Kafe Ternyata Kantor Polsek Pekalongan Selatan-Temuan Jenglot di Kudus

Baca juga: Mulai 8 Maret, KMB Tatap Muka di Batang Dibuka. Ini yang Harus Disiapkan Orangtua

Penulis: iwan Arifianto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved