Breaking News:

Berita Batang

Mulai 8 Maret, KBM Tatap Muka di Batang Dibuka. Ini yang Harus Disiapkan Orangtua

Pemerintah Kabupaten Batang berencana membuka sekolah tatap muka mulai 8 Maret 2021.

TRIBUNBANYUMAS/DINA INDRIANI
Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang berencana membuka sekolah tatap muka mulai 8 Maret 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Achmad Taufiq mengatakan, pembelajaran tatap muka akan dibuka untuk satuan pendidikan PAUD, TK, SD, dan SMP.

"Sekolah tatap muka mulai dibuka, nanti tanggal 8 Maret, tapi dengan ketentuan dan catatan," tuturnya, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Jembatan Kalipetung Ambrol, Bupati Batang Wihaji Wacanakan Bangun Jembatan Darurat Gantung

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Batang Dimulai Maret, Guru SD Jadi Prioritas Utama Vaksinasi Covid Tahap Dua

Baca juga: Ganti Pangkalan Truk Banyuputih, Dishub Batang Siapkan Kantong Parkir di Jalur Pantura

Baca juga: Mobil Suzuki Ertiga Keluar Jalur Tol Pekalongan-Batang KM 331+400, 2 Bulan Sudah 3 Kali Kecelakaan

Achmad Taufiq menjelaskan, pembelajaran tatap muka untuk PAUD dan SD, boleh dilakukan berdasarkan kondisi pandemi di setiap desa.

Jika suatu desa berada di zona merah maka PTM tidak diizinkan.

Sedangkan untuk SMP, menggunakan zona tingkat kecamatan.

"Misalnya, sekolah di zona hijau, tapi ada siswa dari desa zona merah, maka siswa itu tetap menggunakan pembelajaran jarak jauh," jelasnya.

Sementara, untuk ketentuan di kelas, sekolah harus memperhatikan daya tampung.

Sekolah harus menerapkan kapasitas separuh kelas bagi kelas gemuk. Tapi bagi kelas yang memiliki murid sedikit, boleh tetap masuk semua.

"Jika siswa melebihi 28, maka dibagi tiga. Jadi, dalam sepekan, cuma dua hari masuk," jelasnya.

Taufiq menambahkan, orangtua juga harus mengisi surat pernyataan bermeterai.

Baca juga: Jenglot Temuan di Makam Mbah Akasah Disimpan YM3SK, Ketua Yayasan: Maaf, Tidak untuk Diekspos

Baca juga: 75 Kilometer Jalan Provinsi Jateng Rusak, Terpanjang di Ruas Grobogan-Blora

Baca juga: Gara-gara Pandemi Covid-19, Warga Miskin di Banjarnegara Bertambah 8,85 Ribu Jiwa

Baca juga: Hujan Es Landa Putatnganten Grobogan, Warga: Atap Rumah seperti Dilempari Kerikil

Untuk orangtua yang tidak siap maka anaknya tetap dilayani secara daring.

"Saya tegaskan pada kepala sekolah, jika ada orangtua siswa yang tidak siap anaknya masuk sekolah maka harus tetap dilayani dengan PJJ melalui daring," jelasnya.

Menurut Achmad, orangtua juga wajib menyiapkan bekal makanan bagi anak mereka dan mengantar jemput siswa. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved