Breaking News:

Berita Pekalongan

Mobil Suzuki Ertiga Keluar Jalur Tol Pekalongan-Batang KM 331+400, 2 Bulan Sudah 3 Kali Kecelakaan

Sebuah mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi B 2220 TZV mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol Pekalongan-Batang, Sabtu (20/2/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Mobil Suzuki Ertiga mengalami kecelakaan tunggal di Tol Pekalongan-Batang KM 331+400 jalur A, yang masuk wilayah Desa Karangsari, Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (20/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Sebuah mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi B 2220 TZV mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol Pekalongan-Batang, Sabtu (20/2/2021), sekitar pukul 11.15 WIB.

Mobil yang dikemudikan Nur Hidayati (48), warga Bekasi, mengalami kecelakaan di KM KM 331+400 (jalur A) yang masuk wilayah Desa Karangsari, Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Kasi Lalu Lintas PBTR Nuruddin Zakaria saat dihubungi Tribunbanyumas.com membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

"Betul, Mas, ada kecelakaan tunggal di KM 331+400 jalur A atau dari Bekasi ke Jawa Tengah," kata Nuruddin, Minggu (21/2/2021) siang.

Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Tabrak Median Hingga Terbalik di Jalan Tol Pekalongan

Baca juga: Kronologi Avanza Tabrak Median Jalan Tol Batang-Semarang, Dua Tewas

Baca juga: Viral, Pemakaman Pasien Covid di Tengah Banjir di Siwalan Pekalongan. Begini Ceritanya

Baca juga: Banjir di Kabupaten Pekalongan Meninggi, Bupati: Pos Pengungsian dan Dapur Umum Ditambah

Dia menjelaskan, mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi B 2220 TZV itu masuk dari pintu tol Bekasi dengan tujuan ke Kendal.

Sebelum kejadian, hujan mengguyur kawasan tersebut. Sementara, titik kecelakaan berada di wilayah menikung dan menanjak.

"Mobil mengalami aquaplanning yang mengakibatkan pengemudi hilang kendali dan menabrak median beton. Kemudian, pengemudi banting stir ke kiri, melewati guardrail dan masuk ke ringht Of way (ROW)," ujarnya.

Zakaria mengungkapkan, akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka ringan

"Korban langsung dirujuk ke RSU ARO Pekalongan untuk mendapat perawatan," ungkapnya.

Dari kejadian tersebut, secara teknis, Nurrudin mengatakan, kondisi jalan baik, tidak terdapat kerusakan.

Namun, terdapat aliran air saat hujan turun dan kecelakaan ini terjadi karena pengemudi kurang antisipasi saat melintasi aliran air di mainroad.

"Selama periode 2021, di lokasi KM 331+400 A terjadi tiga kecelakaan. Disimpulkan, lokasi tersebut termasuk titik blackspot," tambahnya. (*)

Baca juga: Hanya 2 Bulan, Panitia Bulan Dana PMI 2020 Banyumas Berhasil Kumpulkan Rp 1,3 Miliar

Baca juga: Potret Pandemi Covid dalam Pameran Seni di Kota Tegal, dari Kabar Media hingga Lockdown

Baca juga: Warga Pekajan Banyumas Temukan Bayi di Teras Rumah, Tergelatak di Samping Tas Berisi Baju dan Susu

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved