Breaking News:

Berita Pekalongan

Banjir di Kabupaten Pekalongan Meninggi, Bupati: Pos Pengungsian dan Dapur Umum Ditambah

Banjir di Kabupaten Pekalongan meninggi. Bahkan, warga yang kini mengungsi mencapai 2.500 jiwa.

TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Warga menerjang banjir menggunakan perahu di wilayah Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (18/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Jumlah pengungsi banjir di Kabupaten Pekalongan mencapai 2.500 jiwa.

Pengungsi menyebar di tiga kecamatan, di antaranya Kecamatan Tirto, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Wonokerto.

"Jumlah pengungsi banjir mencapai 2000 orang dan wilayah yang terdampak paling parah ada di Kecamatan Wonokerto, Tirto, wilayah Wiradesa, dan Siwalan," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Pencari Rumput Temukan Tengkorak di Petungkriyo Pekalongan, Diyakini Darmun yang Hilang 16 Oktober

Baca juga: Kunjungi Pengungsi Dini Hari, Mensos Risma Bagikan Selimut ke Korban Banjir di Wiradesa Pekalongan

Baca juga: Kurangi Banjir di Wonokerto dan Wiradesa Pekalongan, Tanggul Sungai Mrican Dijebol

Baca juga: Keluarga Temukan Luka Bakar di Tubuh Saniyem, Petani di Karanganyar Pekalongan Tewas Tersambar Petir

Asip mengungkapkan, jumlah pengungsi korban banjir ini bertambah lantaran debit air yang masuk permukiman meningkat.

Oleh karena itu, pihaknya akan menambah jumlah pos-pos pengungsian agar dapat menampung korban banjir.

"Pos-pos pengungsian sekarang kami tambah lagi dan dapur umum kami perbanyak," ungkapnya.

Asip juga telah memerintahkan kepada kepala desa dan camat untuk menggiatkan patroli ke desa-desa yang terdampak banjir.

Hal itu dikarenakan masih banyaknya warga yang harus dievakuasi, semisal ibu hamil, ibu yang baru melahirkan, juga warga lanjut usia.

"Terkait itu, saya sudah berikan perintah kepada camat dan kades, lansia, ibu hamil dan baru melahirkan, harus jadi prioritas evakuasi," imbuhnya.

Sementara itu, Muhammad Faisol (25), warga RT 03 RW 01 Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, mengatakan, sudah 13 hari banjir merendam desanya.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved