Breaking News:

Berita Batang

Sekolah Tatap Muka di Batang Dimulai Maret, Guru SD Jadi Prioritas Utama Vaksinasi Covid Tahap Dua

Bupati Batang Wihaji telah mengeluarkan izin kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah. Rencananya, sekolah tatap muka dimulai Maret 2021.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DINA INDRIANI
Bupati Wihaji Batang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji telah mengeluarkan izin kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah. Rencananya, sekolah tatap muka dimulai Maret 2021.

Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka ini hanya diperuntukkan bagi sekolah dasar (SD), khusus di wilayah zero Covid-19 atau masuk status zona hijau.

Menurut Wihaji, selain sudah berstatus zona hijau, sekolah yang akan dibuka hanya sekolah di desa dengan siswa dari desa setempat.

"Untuk belajar tatap muka yang akan dibuka, kami khususkan untuk sekolah dasar (SD). Dengan catatan, nol kasus Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan ketat," tutur Bupati Wihaji, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Ganti Pangkalan Truk Banyuputih, Dishub Batang Siapkan Kantong Parkir di Jalur Pantura

Baca juga: Mobil Suzuki Ertiga Keluar Jalur Tol Pekalongan-Batang KM 331+400, 2 Bulan Sudah 3 Kali Kecelakaan

Baca juga: Penjual Ikan Bakar di Batang Ditemukan Tewas, Diduga Keracunan Oli Mesin Motor. Begini Ceritanya

Baca juga: Pria Asal Bekasi Ini Menyaru Jadi Dukun, Bisa Tarik Emas Batangan, Empat Orang Kena Tipu di Tegal

Sebelum pelaksanaan tatap muka, Bupati Wihaji meminta semua guru mendapatkan prioritas vaksinasi di tahap kedua kategori pelayanan publik.

"Terutama, khusus guru SD atau tenaga pendidik yang bertugas mengajar di wilayah zona hijau, mendapat prioritas suntik vaksin Covid-19," ujarnya.

Meski telah dibuka sekolah tatap muka di wilayah zona hijau, Wihaji tetap meminta SOP protokol kesehatan diterapkan agar tidak memicu klaster baru.

"SOP-nya harus diterapkan secara benar, membuat surat pernyataan sikap bermaterai orangtua maupun dari pengawas sehingga tidak muncul masalah dikemudian hari," ujarnya. (*)

Baca juga: Dipanggil KPK Soal Korupsi Bansos Covid, Bupati Semarang Ngesti Nugraha Enggan Berkomentar

Baca juga: Pesan Gubernur Ganjar saat Lantik 17 Bupati/Wali Kota: Dada Harus Jembar, Ususe Kudu Dowo

Baca juga: Istri Resmi Jadi Bupati, Rizal Diansyah Dilantik sebagai Ketua Dekranasda Purbalingga

Baca juga: Resmi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, Tiwi-Dono Tancap Gas Perbaiki Infrastruktur Jalan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved