Breaking News:

Berita Semarang

584 Ahli Waris Pasien Covid di Semarang Batal Dapat Santunan Kematian, Dinsos Bakal Surati Mensos

Sebanyak 584 ahli waris pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kota Semarang, batal menerima santunan kematian Rp 15 juta per ahli waris.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ILUSTRASI. Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 584 ahli waris pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kota Semarang, batal menerima santunan dari Kementrian Sosial (Kemensos) sebesar Rp 15 juta per ahli waris.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Muthohar menyampaikan, pembatalan itu menyusul keluarnya surat edaran dari Kementrian Sosial yang menyatakan tidak dialokasikan dalam APBN 2021.

Informasi pembatalan tersebut turun sekitar sepekan lalu.

Pihaknya pun telah menutup pendaftaran yang biasanya dilakukan di kantor Dinsos.

"Pendaftaran sudah kami tutup sekitar sepekan lalu. Hingga penutupan, yang mendaftar cukup banyak, sekitar 584 ahli waris," sebut Muthohar, Senin (1/3/2021).

Baca juga: 119 Ahli Waris di Karanganyar Gagal dapat Santunan Kematian Covid, Dinsos: Santunan Tidak Ada Lagi

Baca juga: Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal Dapat Santunan Rp 15 Juta, Ini Syarat yang Harus Dikumpulkan

Baca juga: Ahli Waris Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Kota Salatiga Bakal Dapat Santunan Rp 15 Juta/Orang

Baca juga: Demi Antar Makanan Pelanggan, Driver Ojek Online di Semarang Ini Rela Jalan Kaki Tembus Banjir

Data itu, lanjut dia, telah disampaikan kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah untuk diteruskan kepada Kementrian Sosial.

Namun, sejuah ini, memang belum ada ahli waris di Semarang yang mendapatkan santunan.

Sementara, ada beberapa ahli waris di daerah lain telah menerima.

Rencananya, kata Muthohar, Dinas Sosial kabupaten/kota se-Jawa Tengah akan berkumpul mendiskusikan mengenai pembatalan santunan ahli waris Covid-19.

Mengingat, banyak masyarakat yang mengeluhkan pembatalan ini kepada Dinas Sosial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved