Breaking News:

Penanganan Corona

Hajatan Tak Lagi Dibubarkan, Satpol PP Sragen: Warga Sudah Taat Prokes

Kepala Satpol PP Sragen, Heru Martono, mengatakan, pihaknya tidak lagi membubarkan hajatan yang digelar di masa pandemi Covid-19 ini.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Kepala Satpol PP Sragen, Heru Martono, mengatakan, pihaknya tidak lagi membubarkan hajatan yang digelar di masa pandemi Covid-19 ini.

Hal ini dikarenakan, penyelenggara hajat dinilai telah menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi.

"Kalau hajatan dibubarkan, alhamdulillah sudah nggak ada. Artinya, mereka sudah taat seusai prokes. Modelnya gini, kami dapat informasi sebelum hajatan. Kami datang, kami beri tahu. Mereka mengikuti. Jadi, enggak sampai kami bubarkan kegiatan itu," kata Heru Martono, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Ingin Cek Keahliannya Menyuntik, Bupati Sragen Yuni Suntik Vaksin Covid pada Pejabat Pelayan Publik

Baca juga: Dapat Kabar Vaksin Mereka Beda dari Pejabat, 900-an Pedagang Pasar Gemolong Sragen Tolak Vaksinasi

Baca juga: Begini Cara Warga Siboto Sragen Jaga Perlintasan Kereta Tak Berpalang untuk Mencegah Kecelakaan

Baca juga: Kabar Sertifikat Tanah Bakal Ditarik dan Diganti Sertifkat Elektronik, Ini Kata BPN Sragen

Selain itu, Heru mengatakan, saat ini, kesadaran masyarakat sudah baik. Mereka dinilai sudah taat memakai masker setiap beraktivitas.

Meski begitu, pihaknya masih menerapkan sanksi sosial maupun denda Rp 50 ribu bagi pelanggar yang tertangkap tangan.

"Sehari, pelanggar di bawah lima. Kami melakukan hanya dua kali dalam sepekan. Kalau dijumlah, pelanggaran tidak sampai 30 orang lah, jadi luar biasa bagus," lanjut dia.

Heru mengatakan, pihaknya masih akan terus melakukan operasi sampai akhir Maret. Patroli dilakukan secara random di 20 kecamatan di Kabupaten Sragen.

"Pelanggar sangat sedikit, artinya masyarakat paham manfaat memakai masker. Menjadi luar biasa, ini bisa bertahan sampai kita minimal di zona hijau," terangnya.

Dengan kepatuhan dan menjadi zona hijau, diharapkan kegiatan perekonomian di pasar kembali normal. Tempat pariwisata, alun-alun, bisa segera dibuka untuk umum. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 24 Februari 2021 Rp 1.896.000 Per 2 Gram

Baca juga: Dua Ketua DPC Partai Demokrat Jateng Dipecat, Ikut Suarakan KLB untuk Goyang Kepemimpinan AHY

Baca juga: Bocah 10 Tahun di Candisari Semarang Tewas Tertimpa Pagar Ambruk: Cari Ikan di Selokan saat Hujan

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved