Berita Blora
Akhiri 10 Tahun Jabatan Bupati Blora, Kokok Pamit: Mari Dukung Pak Arief dan Bu Etik
Djoko Nugroho mengakhiri masa tugasnya sebagai bupati Blora, Selasa (16/2/2021).
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Djoko Nugroho mengakhiri masa tugasnya sebagai bupati Blora, Selasa (16/2/2021). Setelah 10 tahun memimpin, pria yang akrab disapa Kokok ini pamit kepada seluruh jajaran di bawahnya.
"Hari ini merupakan hari terakhir saya bertugas. Mulai besok, akan saya serahkan seluruh tanggung jawab saya kepada Sekda (sekretaris daerah) sebagai Plh (pelaksana harian) bupati, yang rencananya akan diadakan besok (17/02/2021) secara resmi di Pendopo, serta akan saya serahkan semua material yang menjadi tanggung jawab dan melekat pada saya," ujar Kokok dalam apel bersama, Selasa.
Baca juga: Tak Lagi Jadi Bupati Blora Per 16 Februari 2021, Kokok: Di Rumah Saja
Baca juga: Aksi Kelima Ini Jadi yang Terakhir, Komplotan Pencuri di Blora Akhirnya Ditangkap Polisi
Baca juga: Petugas KPH Cepu Disekap Para Pelaku, Begini Kronologi Kasus Pembalakan Liar di Blora
Baca juga: Pelarian Darto Akhirnya Terhenti, 21 Bulan Jadi Buronan Polres Blora, Pelaku Pembalak Kayu Jati
Dalam tempo 10 tahun memimpin Kabupaten Blora, Kokok yang juga pernah menjabat sebagai Dandim Rembang ini, mengaku, lima tahun kepemimpinannya didampingi Abu Nafi.
Kemudian, lima tahun berikutnya, Kokok didampingi Arief Rohman yang kini menjadi bupati terpilih.
Setelah genap 10 tahun memimpin Kabupaten Blora, Kokok meminta maaf kepada segenap aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan di lingkup Pemkab Blora.
Tidak hanya itu, dia juga menitip pesan agar tetap melakukan pengabdian untuk Blora.
Lebih-lebih, kepemimpinan lima tahun ke depan akan dipegang teman duetnya, Arief Rohman, bersama Tri Yuli Setyowati.
"Saya pamit, saya mohon maaf apabila ada salah. Selanjutnya, mari lanjutkan pengabdian kepada Kabupaten Blora yang sangat kita cintai ini dengan memberikan totalitas, dukungan, support, dan loyalitas kepada Pak Arief dan Bu Etik (bupati dan wakil bupati terpilih) untuk membangun Blora tercinta," ujarnya. (*)
Baca juga: Ada Protes Warga, Bupati Purbalingga Hentikan Sementara Penambangan di Sungai Serayu Kemangkon
Baca juga: Sempat Tiduran di Pendopo, Begini Kronologi Pembunuhan Dalang Rembang Anom Subekti versi Pelaku
Baca juga: Terperosok Lubang Jalan hingga Mobil Nungging saat Lewat Kaliwiro Wonosobo, Begini Nasib 7 Penumpang
Baca juga: DKK Karanganyar Minta Warga Waspada, Kasus Cikungunya Mulai Ditemukan di Dua Kecamatan