Breaking News:

Berita Rembang

Sempat Tiduran di Pendopo, Begini Kronologi Pembunuhan Dalang Rembang Anom Subekti versi Pelaku

Sumani (43), tersangka tunggal pembunuhan dalang Rembang Anom Subekti dan keluarganya, telah menjalani pemeriksaan dari kepolisian.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Darmawan Budiharto saat menjenguk Sumani bersama polisi, Jumat (12/2/2021). Kepada penasihat hukumnya itu, Sumani mengakui pembunuhan yang dilakukan kepada dalang Rembang Anom Subekti. 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Sumani (43), tersangka tunggal pembunuhan dalang Rembang Anom Subekti dan keluarganya, telah menjalani pemeriksaan dari kepolisian.

Kuasa hukum yang ditunjuk penyidik Polres Rembang untuk mendampingi Sumani, Darmawan Budiharto, mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan di Paviliun Kartini RSUD dr R Soetrasno Rembang, Minggu (14/2/2021).

"Pukul 11.00-15.00 WIB dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka terkait kasus yang menjeratnya. Dijawab dengan lancar. Tersangka mengakui dia pelaku tunggal," kata dia, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Dalang Anom Subekti Rembang dan Tiga Keluarganya Ditemukan Tewas, Polisi: Ada Bekas Penganiayaan

Baca juga: Pembunuh Dalang Rembang Anom Subekti Terungkap, Anak Anom: Hukuman Mati

Baca juga: Akui Beraksi Sendiri, Begini Kondisi Terkini Pembunuh Dalang Rembang Anom Subekti dan Keluarga

Baca juga: Bantah Coba Bunuh Diri, Pelaku Pembunuhan Dalang Rembang Anom Subekti Hanya Makan Makanan Tak Dicuci

Darmawan menceritakan ulang keterangan Sumani mengenai kronologi pembunuhan yang dilakukan.

Rabu (3/2/2021), sekira pukul 13.00 WIB sampai 16.00 WIB, Sumani bertamu ke rumah Anom Subekti.

Kepada Anom Subekti, Sumani mengaku akan mendapatkan dana aspirasi dari anggota dewan untuk membeli peralatan gamelan.

"Disampaikan tersangka, sudah ada kesepakatan terkait aspirasi anggota dewan, satu set gamelan seharga Rp 17 juta. Namun, uang belum diserahkan karena dia belum mendapatkan dana aspirasi tersebut," jelas Darmawan.

Karena pembicaraan belum selesai, Sumani kembali datang bertamu selepas magrib sampai larut malam.

Kemudian, Anom Subekti pamit masuk rumah untuk tidur.

Sumani juga meminta izin untuk tiduran di pendopo rumah Anom Subekti, tempat Anom biasa menerima tamu.

Halaman
123
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved