Penanganan Corona
Vaksinasi Covid di Jateng Sudah Serentak, 1 Penerima Sempat Pingsan seusai Divaksin
Ganjar menyebutkan, dalam evaluasi pelaksanaan vaksinasi Sinovac di Jawa Tengah, ada satu penerima vaksin pingsan seusai divaksinasi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Mejobo, Kabupaten Kudus, berjalan lancar, Selasa (26/1/2021).
Dalam kesempatan itu, Ganjar memeriksa pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga kesehatan hingga kotak penyimpanan vaksinnya.
Ganjar menyebutkan, dalam evaluasi pelaksanaan vaksinasi Sinovac di Jawa Tengah, ada satu penerima vaksin pingsan seusai divaksinasi.
"Cuma ada satu orang gejala KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi-red) ringan, yang sempat pingsan setelah divaksin," ujar dia.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pesanan Konveksi di Pasar Kliwon Kudus Mulai Naik. Kebanyakan dari Indonesia Timur
Baca juga: Pemkab Kudus Tegur Pengelola Makam Sunan Muria, Banyak Wisatawan Luar Daerah Kucing-kucingan
Baca juga: Pesan Gubernur Ganjar Pranowo saat Tinjau Vaksinasi di Kendal: Tolong Bisa Dipercepat Lagi
Baca juga: 8 Nakes di Jateng Alami Efek Samping Seusai Vaksinasi Tahap Pertama, Begini Kondisi Mereka Sekarang
Kendati demikian, kata dia, kejadian itu tidak berbahaya karena kondisinya kembali pulih.
"Dicek sudah sehat lagi. Nggak tahu kenapa, mungkin karena kekhawatiran," jelasnya.
Ganjar mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tak serentak.
Sebelumnya, vaksinasi dilakukan di Kota Semarang, Kota Solo, dan Kabupaten Semarang.
Sisanya, mulai Senin (25/1/2021) dan Selasa (26/1/2021).
"Kemarin, kecuali Wonogiri, sudah melakukan vaksinasi. Wonogiri baru mulai hari. Pencanangan langsung Bupati Wonogiri diikuti tenaga kesehatan," ucapnya.
Ganjar menargetkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah tuntas paling lambat pada tanggal 28 Januari 2021 mendatang.
Sehingga, pelaksanaan penyuntikan vaksinasi sebanyak 50 orang di Puskesmas dan 200 orang di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus berjalan lancar.
Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Gubuk Sawah di Rembang Purbalingga: Berambut Ikal, Pakai Daster Biru
Baca juga: PPKM Banjarnegara Diperpanjang sampai 8 Februari, PKL dan Angkringan Buka sampai Pukul 22.00 WIB
Baca juga: Dilaporkan Tak Sesuai Spek, Kejari Kota Tegal Selidiki Dugaan Korupsi Revitaliasi Alun-alun
Baca juga: Babak Baru Kasus Anak Gugat Ibu Gara-gara Fortuner: Alfian Siap Cabut Gugatan, Ini Syaratnya
Di Jawa Tengah, jumlah tenaga kesehatan yang harus disuntik vaksin sebanyak 166.078 orang.
"Di luar tenaga kesehatan yang komorbid, 100 persen harus divaksin. Hari kedua ini, harapannya berjalan lancar," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menyampaikan, pingsannya penerima vaksin setelah vaksinasi merupakan hal wajar.
"Ya, kayak anak sekolah, (ikut) upacara pingsan, itu kan hal biasa," jelas dia. (*)