Breaking News:

Berita Tegal

Dilaporkan Tak Sesuai Spek, Kejari Kota Tegal Selidiki Dugaan Korupsi Revitaliasi Alun-alun

Satuan Tugas Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri Kota Tegal menyelidiki laporan dugaan tindak pidana korupsi empat proyek di Kota Tegal.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Ilustrasi. Sebuah alat berat sedang meratakan lahan dalam proyek revitalisasi Alun-alun Kota Tegal, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Satuan Tugas Tindak Pidana Korupsi (Satgas Tipikor) Kejaksaan Negeri Kota Tegal menyelidiki laporan dugaan tindak pidana korupsi empat proyek di Kota Tegal.

Proyek tersebut adalah revitalisasi Alun-alun, Taman Pancasila, dan pembangunan GOR Tegal Selatan.

Selain itu, penyelidikan juga dilakukan terhadap pengelolaan dana Covid-19 di Kota Tegal.

Koordinator Tim Satgas Tipikor yang juga menjabat sebagai Kasi Pidana Khusus Kejari Kota Tegal, Agung mengatakan, nantinya, ada empat satuan kerja (Satker) yang akan memeriksa laporan tersebut.

"Kami juga sudah melakukan pemanggilan. Namun, pemanggilan ini sifatnya baru berstatus terperiksa. Sebab, perkara yang masuk ini masih dalam tahap penyelidikan," kata Agung, Senin.

Baca juga: Gula Darah Tinggi, Wali Kota Tegal Gagal Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

Baca juga: Bayar Denda Rp 50 Juta, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Kini Jalani Percobaan Kasus Konser Dangdut

Baca juga: Lokomotif Antik Sudah Siap Dipajang di Taman Pancasila Kota Tegal, Paling Lambat Akhir Januari Ini

Baca juga: Diwacanakan Gedung Bioskop Bakal Mulai Beroperasi Lagi, IDI Kota Tegal Beri Respon Begini

Agung mengungkapkan, ada belasan orang yang telah dimintai keterangan.

Selanjutnya, akan ada gelar perkara untuk mencari unsur perbuatan melawan hukum.

Jika ada bukti unsur melawan hukum maka statusnya akan langsung naik menjadi penyidikan.

"Jadi, laporan yang kami terima ini belum memberikan gambaran kerugian negara. Laporan yang ada baru semacam titik penjelasan. Misal, pengerjaan proyek belum sesuai atau tidak maksimal," ungkapnya. (*)

Baca juga: Babak Baru Kasus Anak Gugat Ibu Gara-gara Fortuner: Alfian Siap Cabut Gugatan, Ini Syaratnya

Baca juga: Hasil Pilkada Diparipurnakan, DPRD Purbalingga Kirim Usulan Pelantikan Tiwi-Dono ke Kemendagri

Baca juga: Salurkan ART secara Ilegal ke Malaysia, Warga Patikraja Banyumas Diamankan Polisi

Baca juga: 130 Anggota DPRD Fraksi PKS se-Jateng Sumbangkan Gaji Januari untuk Korban Bencana

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved